Bersih Melayani
Kita bertekad untuk bersih, melayani, ini pandemic tidak bisa bermain dengan masyarakat yang lagi susah. Kami mohon dukungan media massa, kalo ada info tolong sampaikan kepada kami. Kalo ada rokok illegal di masyarakat, bukan kami bermain, tidak ada itu.
Kami terus melakukan edukasi, harus bertahap. Tidak mau mematikan para pengusaha rokok. Kita ingin pengusaha rokok itu berkembang. dengan cara memberikan edukasi agar tetap semakin lama semakin banyak yang legal.
Terkait penindakan rokok, ditahun 2019 penindakan mencapai 6,2 juta batang. Tahun 2020 ada 7,7 juta batang, tahun 2021 sampe Oktober penindakan kami adalah 6,5 juta batang.
Harapan kami ini akan terus turun. Karena kalo makin turun, makin sedikit yang illegal. Di Madura Bangkalan belum ada PR, tapi di Sampang itu ada 3 PR, dan Alhamdulillah di Bangkalan tahun ini baru ada 1 PR yg berdiri baru kita setujui. Sedangkan di Pamekasan itu ada 57 PR, dan di Sumenep 27 PR.
Terkait penangkapan, ada yang hasil operasi bersama dengan Satgas, ke toko toko, kemudian ke jasa pengiriman yang macem macem. Setiap tanggal kembar banyak yang adakan acara. Di saat itu, banyak sekali pesanan rokok illegal. Petugas datang ke jasa jasa titipan.
Soal di Madura belum kami tersangkakan, kami pertimbangkan apakah dengan menjual 1 slot 2 slot bisa kita tersangkakan ? Tentu kita juga punya hati nurani. Kita manusia, kalo cuma jual 1 slot 2 slot saya pikir kalau kita tersangkakan itu bisa banget, tapi dimana hati nurani kita ?
Apakah ada yang dipenjara ? Banyak sekali, kami bekerjasama dengan bea cukai seluruh Indonesia. Saya sedih, banyak orang Madura ditangkap. Untuk pengiriman yang besar, mau gak mau kita lanjutkan pemeriksaannya. Dikirim ke Jakarta, kita info ke Jakarta, ya mau tidak mau dia jadi tersangka di sana. Di Cirebon, jadi tersangka di sana. Cikarang, Purwakarta, karena jumlahnya besar, mau tidak mau ditersangkakan.
Apakah ada yang dijemput di sini di Madura ? Ada, karena ada keterkaitan. Jadi penyidik punya pertimbangan hukum kenapa disini tidak ditersangkakan, namun kalau diluar daerah ditersangkakan. Jadi bukan tidak ada tersangka, banyak. Kita selalu ajak kerjasama. (Masdawi Dahlan)













