Operasi Yustisi
Kapolda menyatakan, Polda beserta jajaran terus melakukan koordinasi dan upaya diantaranya penguatan operasi yustisi kesehatan di tempat keramaian yang menjadi konsentrasi masyarakat oleh satgas yustisi “Pamor Keris”.
Dalam waktu dekat jajaran polda dan polres menghidupkan kembali dan mempersiapkan tempat isoter dengan optimalisasi PPKM mikro di setiap posko kelurahan/desa.
“Mari Babinkamtibmas dan Babinsa ayo kita hidupkan lagi tempat isoter dengan mengoptimalkan PPKM Mikro disetiap posko kelurahan/desa yang saat ini memiliki 8.496 posko dengan 7.856 Bhabinkamtibmas,” ungkapnya.
Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto menegaskan, untuk penanganan Covid-19 sepakat untuk mereaktivasi semuanya. Kodam V Brawijaya mendukung penuh dan menyiapkan seluruh sumber daya yang ada di masing masing jajaran untuk mencegah.
Pangdam berharap, para kepala daerah membantu untuk menjemput masyarakat yang berada di ruang karantina yang ada di Asrama Haji setelah hasil Swab nya negatif.
“Saya mohon saudara kita dijemput agar tidak terlantar di Asrama Haji. Saya mohon dibantu dandim dan kapolres menjemput saudara kita untuk kembali ke daerah masing masing. Sinergitas menjadi kata kunci untuk melaksanakan seluruh upaya menghadapi Covid-19 varian Omicron,” terangnya. (gas)













