Bukan Hanya Warga, Pengusaha Juga Terbantu Pelatihan Linting Rokok

oleh
Bambang Budiyanto (kanan) dan Supriyanto Plt Kepala DPMPTSP Nakertrans Pamekasan.

Penandatanganan MoU dilakukan Direktur PR Ayunda Bambang Bidiyanto dengan Plt Kepala DPMPTSP Naktertrans Supriyanto.

Bambang mengatakan banyak perusahaan rokok lain yang juga membutuhkan tenaga linting professional. Karena di Pamekasan itu tenaga kerja linting yang bagus dinilai cukup susah didapat. Sekalipun ada itu berasal dari luar Pamekasan bahkan dari Jawa.

“Selama ini kita bisa dapatkan dari Pandaan mantan karyawan pabrikan besar, cuman selain resiko keamanan tinggi, lalu ongkos tinggi, jadi mendingan mendidik warga Pamekasan, sambil lalu memberi pekerjaan,” tuturnya.

Bambang mengaku perusahaan yang dipimpinnya membutuhkan karyawan linting dengan jumlah mencapai 300 sampai 400 orang. Sebelum Pemkab menggelar pelatihan kebutuhan tenaga linting yang profesional dilakukan melalui latihan mandiri.

Karena itu dia menyarankan pada peserta latihan linting rokok untuk mengikuti secara serius dan seksama agar nantinya bisa mendapatkan ilmu dan keterampilan yang sempurna dalam melinting rokok.

“Saya berharap peserta yang mengikuti, ikuti sebaik-baiknya semua petunjuk instruktur, bagaimana cara, teknik, sehingga nantinya setelah masa pelatihan ini, betul-betul memiliki keterampilan yang lebih bagus dan juga mendorong ke pemasaran produksi,” katanya.

“Bagaimana pun juga yang namanya rokok kretek itu tergantung dari produksi. Jadi tolong diikuti dengan serius dan nanti diterapkan. Kalau ada kendala kurang paham tanya langsung ke instrukturnya,” pungkasnya. (mas)

No More Posts Available.

No more pages to load.