MALANG|DutaIndonesia.com – Setelah digelar di sejumlah kota, acara diskusi dan bedah buku berjudul Kiai Miliarder Tapi Dermawan yang mengupas kiprah Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MAg , karya M. Mas’ud Adnan, CEO Harian Bangsa dan BangsaOnline.com, giliran akan dibedah di Ruang Abdul Ghofir & Ruang Fatchullah Gedung Umar Bin Khattab Lt 4 Kampus Universitas Islam Malang (Unisma), Sabtu 15 Oktober 2022.
Menurut Direktur Pasca-Sarjana Unisma, Prof H M. Mas’ud Said, buku setebal 400 halaman itu akan dibahas di hadapan sekitar 150 orang mahasiswa Pascasarjana Unisma dan juga dari Unugiri Bojonegoro. Mahasiswa Pasca Sarjana Unugiri Bojonegoro hadir dalam rangka studi kampus, kuliah bersama, dan mengikuti acara bedah buku tentang Kiai Asep tersebut.
“Yang menjadi pembicara, ada Kiai Asep, Rektor Unisma, Wakil Rektor 1, Direktur Pascasarjana, dan dari Harian Bangsa yang juga penulis bukunya, Pak Mas’ud Adnan,” kata Prof Mas’ud Said kepada DutaIndonesia.com, Kamis 6 Oktober 2022.
Baca Juga Berita Terkait: Prof Dr Asep Saifuddin Chalim MAg: Kualitas Lulusan Siswa, Tergantung Kualitas Guru
Sebelumnya, buku ini sudah dibedah di sejumlah kampus di sejumlah daerah. Sebelum di Unisma, buku ini dibahas oleh pimpinan dan mahasiswa Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga di bawah pimpinan Prof Badri Munir Sukoco, SE., MBA., Ph.D. bersama para wakil direktur, Minggu 19 Juni 2022. Kiai Asep juga merupakan Dewan Kehormatan Sekolah Pascasarjana Unair.
Baca Juga Berita Terkait: 40 Anggota KKM Ponorogo Studi Banding ke Ponpes Amanatul Ummah, Kiai Asep Beri Wejangan Wujudkan Cita-cita Besar
Dalam buku itu memang ditulis 9 kehebatan Kiai Asep. Antara lain sukses mendirikan dan mengelola Pondok Pesantren Amamantul Ummah dalam waktu sangat singkat. Kiai Asep juga sukses menciptakan santri berkualitas dan berprestasi.
Kiai Asep juga disebut sebagai kiai mandiri, anti proposal dan punya insting bisnis tinggi. Selain itu tentu saja Kiai Asep juga dikenal sebagai kiai miliarder tapi dermawan. Bahkan tokoh pers Dahlan Iskan dalam pengantar buku itu menyebut Kiai Asep sebagai raja doa dan dermawan besar. Buku kisah Kiai Asep menginspirasi banyak kalangan untuk selalu hidup dengan prestasi, dedikasi, dalam masalah keumatan. (gas)














