LAMONGAN| DutaIndonesia.com – Memiliki putra-putri penghafal Al-Quran memang menjadi dambaan setiap orang tua. Untuk mewujudkan hal itu, tentunya mereka harus mendapat pelatihan atau pendidikan khusus, seperti pendidikan di pondok pesantren. Salah satunya di Ponpes Tanfirul Ghoyyi Lamongan.
Pesantren yang berada di Jl. Sunan Giri Gg. Jambu No.1, Sukorejo, Kec. Lamongan, Kabupaten Lamongan, ini mendidik para santri untuk mendalami ilmu Al-Quran.
“Pondok Pesantren Tanfirul Ghoyyi mengajarkan kajian baca Al-Quran. Ini sesuai visi muassis yakni memberantas buta huruf Al-Quran dan meluruskan bacaan sesuai dengan ilmu tajwid yang benar,” terang pengasuh pondok Tanfirul Ghoyyi KH Dzulfikar Alauddin saat menemui rombongan dari Enesis Group, Senin (16/10/2023).
Untuk mencetak santri penghafal Al-Quran, ia menerapkan tiga metode, yakni metode wahdah, muroja’ah dan bin nadhar. Pertama metode wahdah, para santri diminta untuk menghafal 1 ayat berulang-ulang sampai 1 halaman. Setelah itu, baru disetorkan ke guru tahfidz.
“Untuk yang kedua yakni muroja’ah. Pada metode ini, santri diminta untuk menghafal 5 halaman Al-Quran. Jika sudah lancar dilanjut halaman berikutnya hingga sampai lancar 1 juz,” tuturnya.
Sedangkan untuk bin nadhar, katanya, para santri difokuskan mempelajari tajwid dan makhorijul huruf. “Dari sini para santri melakukan muroja’ah berpasangan dengan temannya. Jika sudah lancar, baru setoran hafalan tanpa melihat,” katanya.
Selain menghafalkan Al-Quran, lanjutnya, para santri juga diajarkan ilmu nahwu dan mengaji kitab kuning. “Ya memang membutuhkan waktu ekstra untuk semua ini, dan kesehatan santri tentunya terus kita perhatikan, karena tenaganya diforsir untuk mengaji,” ujarnya.
Karenanya, ia mengaku berterima kasih dengan adanya bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) produk kesehatan plossa dari Enesis Group. Menurutnya, produk ini cukup membantu para santri untuk bisa lebih fresh dalam mengaji.
“Alhamdulillah, produk ini bisa bermanfaat bagi santri,” ungkapnya.
Sementara itu, Brand Activation Executive Enesis Group Jatim, Latif Hendra Sukmana mengaku, bangga bisa mensupport semangat santri untuk mengaji. “Enesis Group tentunya berterima kasih karena diberi kesempatan bisa menyalurkan CSR ke Ponpes Tanfirul Ghoyyi,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Latif bersama tim kemudian memberikan edukasi kepada para santri tata cara penggunaan dan manfaat dari plossa. “Plossa dapat digunakan sebagai alat relaksasi tubuh dan pikiran, terutama yang sering stress, kurang tidur, pegal-pegal, sakit kepala, atau yang butuh kerokan,” jelasnya.
Dikatakannya, manfaat Plossa cukup banyak dan bisa membantu santri lebih semangat mengaji. “Baunya segar untuk sakit flu, batuk, sakit kepala, dan masuk angin, cocok kalau pakai ini (Plossa). Terima kasih, semoga manfaat,” pungkasnya. (sir)
Keterangan Foto:
Pengasuh Ponpes Tanfirul Ghoyyi KH Dzulfikar Alauddin saat menerima bantuan produk kesehatan plossa.














