Gubernur Khofifah Ingatkan Tugas Pokok ASN Melayani

oleh

Sertifikasi

Para ASN ini diharapkan terus mengembangkan kompetensinya melalui event ASN belajar yang rencananya diselenggarakan setiap Kamis.

“Apakah itu materi tentang kepemimpinan, materi teknis, materi tentang fungsional sosial kultural, kami akan menghadirkan narasumber praktisi maupun akademiai. Diharapkan materi-materi yang diberikan dapat menjadi upaya pengembangan kompetensi pada ASN,” jelasnya.

Selanjutnya, terkait aturan tentang peralihan dari jabatan struktural ke fungsional, kata Aries, BPSDM Jatim akan  menyiapkan diklat ataupun pelatihan serta sertifikasi untuk para pejabat fungsional. Hal ini dikarenakan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku, para pejabat fungsional wajib memiliki sertifikasi, dan sertifikasi itu hanya bisa didapat setelah mengikuti pelatihan atau diklat.

“Tentunya tidak mudah bagi BPSDM Jawa Timur untuk menyiapkan diklat atau sertifikasi jabatan struktural atau fungsional, oleh sebab itu, teman-teman kami di perguruan tinggi apakah itu PTN dan PTS akan siap membantu kami agar para ASN ini memenuhi persyaratan menjadi jabatan fungsional,” terangnya.

Selanjutnya, terkait penandatanganan kerjasama dengan Pascasarjana Unair, menurutnya hal tersebut sebagai bagian upaya memperkuat Jatim Corporate University.

Dirinya meyakini corporate University ini tidak dapat diselenggarakan sendiri sebagai tempat lembaga pelatihan terintegrasi, namun juga membutuhkan dukungan dan harapan dari berbagai pihak.

Sebagai informasi, CPNS yang mengikuti Latsar Tahun 2021 formasi 2019 sebanyak 10.853 peserta, dimana yang telah selesai menjalani Latsar sebanyak 6.156 peserta dan yang masih berjalan mengikuti Latsar yakni sebanyak 4.697 peserta. Sedangkan CPNS formasi 2019 yang mengikuti Latsar di Tahun 2022 sebanyak 1.511 orang.

Latsar ini sendiri diselenggarakan secara hybrid yakni secara offline sebanyak 150 orang PNS golongan III dan peserta diklat online sebanyak 1.139 orang PNS golongan II dan III serta peserta PKP. Para PNS yang mengikuti latsar ini terdiri dari berbagai profesi diantaranya guru, dosen, analis, perawat, auditor, apoteker dan arsiparis yang berasal dari berbagai daerah di Jatim.

Dalam kesempatan ini juga turut dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama antara BPSDM Provinsi Jatim dengan Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga tentang pengembangan kompetensi SDM ASN dalam rangka mewujudkan ASN yang profesional dan berkualitas melalui Jatim Corporate University. (gas)

No More Posts Available.

No more pages to load.