Heru Analis Kebijakan
Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih dan penghargaannya pada mantan Plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono yang telah rampung menjalankan tugasnya. Ditegaskan Khofifah bahwa setelah rampung menjalankan tugas sebagai Plh Sekdaprov, Heru Tjahjono akan melanjutkan tugas sebagai Analis Kebijakan.
“Tentu kita berterima kasih pada Pak Heru. Beliau masih menjadi bagian dari keluarga besar Pemprov Jatim sebagai analis kebijakan,” kata Khofifah.
Tak hanya itu Khofifah juga memuji sepak terjang Heru yang telah lama mendedikasikan diri untuk Pemprov Jatim dan Jatim secara umum. Bahkan Khofifah menyebut Heru sosok punggawa birokrasi.
“Beliau ini adalah pengguwa birokrasi. Maka pesan saya tetaplah menjadi referensi bagi kita semua. Karena saya rasa susah tentunya bagi provinsi lain mempunyai sekda yang dua kali bupati dan kembali ke birokrat, mudah- mudahan Pak Heru tidak pernah berkurang semangatnya untuk bisa menjadi penguat bagi Jawa Timur,” tegas Khofifah.
Siap Tancap Gas
Sementara itu, Wahid Wahyudi yang diwawancarai usai pelantikan mengungkapkan rasa syukurnya. Ia siap untuk tancap gas menjalankan apa yang diamanahkan oleh Gubernur Khofifah.
“Tentunya kami akan berupaya untuk bekerja sebaik-baiknya dan saya juga mohon dukungan dari berbagai pihak untuk menyukseskan program-program yang telah dicanangkan oleh Ibu Khofifah Indar Parawansa,” kata Wahid.
Menurut Wahid, Jatim merupakan provinsi strategis karena 70 persen lebih kebutuhan barang pokok Indonesia bagian timur berasal dari Jatim.
“Sentra aktivitas masyarakat bagian timur itu ada di Jatim. Kalau saya jumlah penduduk Jatim plus provinsi-provinsi yang ada di Indonesia bagian timur itu mencapai 34,6 persen,” kata Wahid. (nas)











