Kiai Asep dan Kiai Idris, Saksi Akad Nikah Putra Kiai Abdusshomad Buchori

oleh
Prof DR KH Asep Saifuddin Chalim MA, setelah menandatangani berkas saksi dari penghulu, memimpin do'a pertama yang diamini oleh para ulama, habaib yang hadir.

SURABAYA|DutaIndonesia.com – Sabtu pagi (15/10/2022) tadi, sebuah grup hadrah berseragam krem menabuh alat musik terbangnya dengan irama yang bagus dan kompak. Musik hadrah dengan sholawat Nabi tersebut, mengiringi putra keempat KH Abdusshomad Buchori, mantan Ketua MUI Jatim, yang bernama H Muhammad Abduh Muizzuddin S.Psi, MM, masuk ke ruangan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya diikuti keluarganya.

Sementara mempelai putri, dr Fatimatuzzahri, putri pertama dari Bapak H Abdul Kholiq, dan keluarga, sudah menunggu di dalam masjid, di sisi selatan.

Sebagai saksi nikah, dipercayakan kepada Prof DR KH Asep Saifuddin Chalim MAg dan KH Idris Hamid. Sedang pimpinan acara nikah diserahkan pada penghulu dari KUA Wonokromo.

Acara yang didahului dengan lantunan ayat suci Al Qur’an oleh suara emas dari Ustadz Basaiban Al Idrus ini, akad nikahnya memakai Bahasa Arab dan berjalan lancar.

Setelah tahapan akad nikah selesai, selanjutnya dibacakan khotbah nikah oleh Habaib Achmad Idrus Al Habsyi dari Pasuruan, juga dalam Bahasa Arab.

Kemudian pembacaan do’a dilakukan pertama oleh Kiai Asep. Setelah itu disusul tak kurang dari 10 kiai, habaib dan ulama terkemuka di Jatim, yang berdo’a secara bergantian.

Mereka antara lain; Prof DR KH Roem Rowi MA, Muhammad Sujak NAJ, Drs KH Muhammad Raziq MM, KH Mustain Hasan, KH Abdul Muchid Murtadho, KH Idris Hamid, KH Abdul Qodir Muhammad Sahal, KH Abdul Hadi Ahmad Qusyairi, KH Hasyib Wahab Hasbullah, KH Abdul Hakim (Gus Qiqin).

Prosesi acara yang khidmat namun cukup akrab ini, diakhiri ceramah agama oleh Prof DR KH Roem Rowi MA, dan ditutup dengan foto bersama, kedua mempelai bersama kedua orang tuanya dan para ulama. (M. Nuruddin Ali)

No More Posts Available.

No more pages to load.