Kiai Asep Menikahkan Putranya, Ratusan Ulama dari 5 Negara Jadi Saksi: Hari Ini Gelar ICORcs 2022 Bertema Pendidikan Spiritual di Kampus IKHAC

oleh
YouTube player
Video pernikahan putra Kiai Asep.

SURABAYA|DutaIndonesia.com – Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim MA, pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet, Mojokerto, Jawa Timur, kembali mantu, Jumat (11/11/2022).  Kali ini, Kiai Asep–begitu Beliau biasa disapa–menikahkan putra ketujuhnya yaitu Apt M. Dzul Azmi Al Mutawakkil S. Farm (Gus Azmi) dengan Siti Hanriyanti (Ning Riri) di Kompleks Ponpes Amanatul Ummah Kelurahan Siwalankerto Utara, Surabaya. Akad nikah Gus Azmi dengan Ning Riri dilaksanakan setelah sholat Jumat.

Pernikahan putra Kiai Asep ini dihadiri tak kurang dari 100 ulama, kiai, habaib, gus, syeikh, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, yakni dari 4 negara masing-masing Yaman, Mesir, Sudan, dan Syiria. Para ulama itu antara lain:

  1. Syeikh Muhammad Ahmad Khotib
  2. Prof. Dr. Fathi Abdurrahman Hijazi
  3. Syeikh Dr. Yusri Ruysdi Jabr al Hasani
  4. Prof. Dr. Muhammad Muhanna
  5. Dr. Mahmoud Fathy Abdelrahman Hegazy
  6. Syeikh Muhammad Husein Barqawi
  7. Dr. Syarief Dhou

Para ulama dari 4 negara itu pada Sabtu (12/11/22) hari ini menjadi pembicara pada Seminar Filsafat/Tasawuf di Kampus Institut Pesantren KH Abdul Chalim (IKHAC) Pacet, Mojokerto. Seminar The 2nd International Conference on Research and Community Service ( ICORcs 2022 ) dengan tajuk “Spiritual Education as A Countermeasure to Moral Decadences in the Midst of Social Phenomenon” itu digelar oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pesantren KH Abdul Chalim.

Sementara pembicara utama acara ini adalah Gubernur Jatim Dra Hj Khofifah Indar Parawansa M.Si., Wagub Jatim Dr H Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Wabup Mojokerto Dr H Muhammad Al-Barra, Lc, M. Hum (Gus Barra), Rektor Institut Pesantren KH Abdul Chalim Dr H Mauhiburrahman,Lc., M. IRKH. Selain itu, juga tampil sebagai pembicara Prof Dr Agus Mulyana M.Hum, Prof Drs Junaidi M.pd, Ph.D, dan Prof Dr Didi Sukyadi, M.A.

Gus Miftah dan Pasha Ungu

Acara akad nikah Gus Azmi dengan Ning Riri diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh seorang Habaib dari Pasuruan, dengan suara merdunya. Setelah itu, dilanjutkan dengan khotbah nikah oleh Sjech M. Ahmad Khotib dari Mesir. Setelah khotbah nikah, dilanjutkan dengan acara inti, yakni akad nikah. KH Abdusshomad Buchori, mantan Ketua MUI Jatim menjadi penghulu nikah. Akad nikah yang diucapkan dalam Bahasa Arab ini berhasil dengan satu kata : “Sah…!”

Maka sejak itu, Gus Azmi telah menjadi suami dari Ning Riri. Demikian sebaliknya, Ning Riri resmi menjadi istri Gus Azmi.

Setelah itu, disambung doa – doa yang dimulai dari ayahanda Gus Azmi, Kiai Asep Saefuddin Chalim, dilanjutkan doa dari Sjech M. Achmad Khotib, Prof Dr Abdurrachman Hijazi dan ulama- ulama lain dalam dan luar negeri lainnya.

Hadir dalam acara tersebut para ulama dari sejumlah pondok pesantren di Jawa, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wagub Emil Dardak, Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, para pejabat teras Provinsi Jatim, dan sejumlah kepala daerah lainnya.
Selain itu hadir pula Gus Miftah yang taushiyahnya menghibur karena menyelipkan joke-joke dalam ceramah agamanya.

Malam harinya, acara syukuran atau resepsi selain dihadiri tokoh dan pejabat, juga menghadirkan tamu undangan dari ribuan walisantri. Mereka memberi selamat dan doa untuk kedua mempelai.

Yang menarik, ribuan walisantri itu dihibur oleh musisi dan penyanyi Pasha Unggu. Pasha yang juga politisi PAN secara khusus hadir memenuhi undangan Kiai Asep yang juga Ketua Umum PP Pergunu itu, untuk menghibur para tamu. Bahkan Pasha harus meninggalkan acara di Jawa Barat untuk secara khusus datang ke acara resepsi pernikahan putra Kiai Asep tersebut.

Saat melantunkan sejumlah lagu hitnya, seperti Surgamu, Sholawat, dan Dengan Nafasmu, para undangan pun langsung koor, kompak menyanyi bersama. Mereka berusaha mengabadikan momen itu memakai ponselnya. Pasha juga menyanyi untuk kedua mempelai dan memberi ucapan selamat.

Selamat untuk Gus Azmi dan Ning Riri, semoga sakinah mawadah wa rahmah. Amiin. (M. Nuruddin Ali, Gatot Susanto)

No More Posts Available.

No more pages to load.