KM Liberty 1 Tenggelam di Laut Bali, 9 ABK Masih Hilang

oleh
Tim SAR Bali melakukan pencarian KM Liberty 1 yang tenggelam dihantam badai. (foto: dok. SAR Bali)

DENPASAR|DutaIndonesia.com – Kapal Motor (KM) Liberty 1 tenggelam di perairan utara Bali akibat dihantam badai besar. Hingga Rabu (27/6/2021), sembilan anak buah kapal (ABK) masih dalam pencarian Tim SAR gabungan. Sembilan ABK yang hilang itu yakni Dwi Harmianto (Mualim I), Khoirul Hudha (Mualim II), Rizki Adi Tama (Masinis II), Jeri Jepri (Juru Mudi), Sebastian Saga (Juru Minyak), Rivaldy Refly M (Juru Minyak), Matheis Maoni Teo (Serang), Petrus Rumahlewang (Opt Crane) dan Hadiq Zain (Koki).

Sementara, enam orang yang selamat di antaranya, Jacobus Wolonterry (Nakhoda), David Makatita (Masinis III), Arif Budi Ruhul L (Juru Mudi), Muhamad Jufri (Juru Mudi), Hanli Kiuk (Juru Minyak) dan Muhammad Ali (KKM). “Upaya pencarian hari ini dihentikan jam 18.00 Wita tadi dan dilanjutkan besok (Kamis) pagi,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Denpasar, Gede Darmada, Rabu 27 Oktober 2021.

Sadar kapalnya dalam ancaman bahaya, Jacobus pun mencoba menghindari badai dengan manuver pindah haluan. Namun di saat bersamaan, gelombang dari samping menghantam hingga membuat kapal miring. Seluruh kru kapal langsung berusaha menyelamatkan diri.

“Sebagian lari ke arah lifecraft, sebagian lagi mengambil lifejacket. Ada juga yang mengambil benda mengapung,” ungkap Darmada. Jacobus yang saat itu panik juga tidak sempat menyalakan sinar SOS. Seluruh kru kapal meloncat sebelum akhirnya kapal tenggelam.

Setelah dua hari terapung di laut, Jacobus dan lima ABK berhasil diselamatkan kapal LCT Dipasena 2 yang melintas di sekitar lokasi, Senin (25/10/2021) sekitar pukul 12.20 Wita. Sedangkan upaya pencarian sembilan ABK yang hilang hingga kini belum membuahkan hasil. “KN SAR Arjuna 229 saat ini masih di lokasi pencarian antara perairan Bali dan Sapeken. Hasil masih nihil,” tutup Darmada, dikutip dari okezone.com.