KUALALUMPUR|DutaIndonesia.com – Warga Madura yang sekarang tinggal di Malaysia membentuk organisasi yang menaungi keberadaan mereka di negeri jiran. Namanya Majlis Persatuan & Persaudaraan Masyarakat Madura (MPPM) yang berpusat di Kuala Lumpur.
Prosesi pelantikan pengurus MPPM didahului dengan wejangan kepada pengurus oleh Penasihat Utama, RKH. Moh. Muddatstsir Badruddin yang merupakan pimpinan Ponpes Miftahul Ulum Panyepen Pamekasan.
Organisasi ini resmi dilantik dan dibaiat oleh RKH. Ahmad Mahfudz Abdul Qodir, Pimpinan Ponpes Mambaul Ulum Bhire Timur Sampang, dengan diawali pembacaan SK resmi oleh salah satu penasehat organisasi tersebut, Umar Faruk, pada acara Dzikro Maulidur Rosul dan pelantikan Pengurus Majlis Persatuan & Persaudaraan Masyarakat Madura (MPPM) 2022 serta Silaturrahim Ulama Malaysia bersama Masyarakat Madura Ahad (13/11/2022) di Dataran Masjid Taman Taming Jaya Balakong Selangor Malaysia.
Masyarakat sangat antusias dengan semangat tinggi menghadiri acara tersebut. Mereka sejak pukul 08.00 pagi telah berduyun-duyun hadir, yang sejatinya dalam undangan tertera pukul 12.30.
“Terbukti sejak acara dimulai pukul 14:30 yang hadir mencapai kurang lebih 3.500 orang,” ujar ketua panitia penyelenggara Abdul Kholik. Antusiasme masyarakat ini menjadi modal awal bagi masyarakat Madura yang ada di Malaysia untuk terus saling berkoordinasi di kemudian hari.
Pada acara tersebut dihadiri oleh tokoh – tokoh ulama dan Habaib, pejabat pemerintah dan tokoh masyarakat, antara lain Pimpin Majlis Rasulullah Malaysia Habib Nael Bin Taher (Penceramah Malaysia ) pengasas Yayasan Al-Jenderami Tuan Guru Hi. Mohd Hafiz Bin Selamah (Penceramah Malaysia), beserta Ulama dan Habaib lainnya dari Malaysia. Mudir Ponpes Darul Mahabbah Kemaman Terengganu Syeikh Monir Mahbout Alghuli (Yaman), RKH. Ahmad Mahfudz Abdul Qodir Pimpinan Ponpes Mambaul Ulum Bhire Timur Sampang (Indonesia), Mudir Ponpes Darul Tauhid Malang (Indonesia).
Tak kalah pentingnya acara tersebut di hadiri langsung oleh Bapak Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dan Bapak Hermono Dubes LBBP RI Kuala Lumpur dan atase-atase KBRI Kuala Lumpur.
Dalam sambutan yang disampaikan Hermono selaku Dubes Indonesia di Malaysia, Beliau menginginkan semangat kekompakan acara tersebut tetap terus terjaga dan dia berharap agar MPPM dapat menjadi wadah kebaikan untuk semua warga Indonesia yang ada di Malaysia.
Selanjutnya sambutan Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi yang memberi motivasi dengan cerita pengalaman hidup beliau yang berasal dari keluarga sederhana tapi dengan tanpa lelah dan pasrah dalam berproses sehingga menjadi Kepala Pemerintahan Daerah dengan semangat keinginan untuk membangun daerah kelahirannya.
Tujuan dibentuknya organisasi ini adalah menjadi wadah untuk memudahkan masyarakat Madura di Malaysia dalam berkoordinasi. Kendatipun organisasi ini adalah diurus oleh masyarakat asal Madura namun program-program kerja yang akan dijalankan adalah untuk kebaikan-kebaikan PMI secara keseluruhan dengan tidak memandang SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan).
Kepentingan kemanusiaan ini yang hendak dikumandangkan oleh seluruh pengurus MPPM dalam rangka membina keharmonisan dalam talian “persatuan & persaudaraan”.
Tentu MPPM ini tidak akan berjalan sendirian, adanya kolaborasi dan kerjasama dari berbagai pihak dianggap sangat signifikan untuk menjalankan segala program yang akan dilaksanakan.
“Sebelum dilantik sekalipun MPPM ini telah tercatat banyak membantu PMI yang memerlukan dengan saling bergotong-royong dengan sesama anggota organisasi,” tandas ketua umum terpilih Bung Muhdhor. (Aziz/Mimin)














