Menteri Sakti Tetapkan Desa Pangkahwetan Gresik Percontohan Nasional Kampung Perikanan Budidaya Bandeng 

oleh

GRESIK|DutaIndonesia.com –  Setelah menghadiri panen rumput laut  sekaligus mencanangkan Kampung Perikanan Budidaya Rumput Laut di Dusun Tanjungsari, Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kab. Sidoarjo, Rabu (20/4/2022), Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, melanjutkan  kunjungan kerja ke Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, Kamis (21/4/2022).

Menteri Sakti Wahyu menetapkan desa yang dipimpin Kades Saifullah Mahdi (Sandi) ini sebagai proyek percontohan Kampung Perikanan Budi Daya Bandeng.

Dalam kunjungannya ini, Menteri Sakti Wahyu didampingi Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) menyerahkan bantuan 100 ribu ekor bibit bandeng, 2 ton pakan bandeng, dan 100 bibit udang vaname. Selain itu juga memberikan bingkisan sembako kepada 150 petani tambak, hingga pemberian santunan kepada 50 anak yatim di desa tersebut.

Kades Pangkahwetan Saifullah Mahdi menunjukkan bandeng jumbo produksi perikanan di desanya. Foto atas: Saifullah Mahdi bersama Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono.

Kampung perikanan budi daya bandeng Pangkahwetan ini memiliki luas lahan sekitar 2.465 hektare, dengan jumlah pembudidaya sebanyak 601 RTP (2-3 tenaga kerja/RTP). Selain itu ada pula 7 kelembagaan Pokdakan, 1 Poklahsar dan 1 Gapokkan dengan total produksi bandeng 6.900 ton.

Target peningkatan produksi budi daya bandeng dilakukan dengan cara meningkatkan produktivitas budi daya menjadi 2 kali lipat atau 2-4 ton/hektare.

Dalam kesempatan itu Menteri Sakti menyampaikan bahwa Desa Pangkahwetan dan desa lainnya di Kabupaten Gresik yang terdapat tambak bandeng layak dijadikan lokasi pembangunan kampung budi daya ikan. Diharapkan dengan kampung budi daya bandeng ini mampu meningkatkan produktivitas, baik peningkatan secara produksi maupun skala ekonomi.

“Hal itulah yang menjadi salah satu tujuan dari program kampung budi daya ini. Untuk itu, saya meminta kepada Pemerintah Kabupaten Gresik agar tetap mempertahankan total lahan tambak seluas 28.643 ha supaya tetap terjaga produktivitas ataupun budi daya ikan di Kabupaten Gresik agar tidak tergerus oleh kemajuan pembangunan,” katanya.

Menteri Sakti meminta ada sinergi terintegrasi baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah hingga Pemerintah Desa. Tujuannya agar semua program baik anggaran APBD Kabupaten Gresik, provinsi ataupun APBN melalui Kementerian KKP tercipta ekosistem budi daya ikan dari teknologi pakan ikan sampai pembenihan benurnya.

“Langkah ini untuk menuju budi daya ikan Bandeng Gresik menjadi percontohan skala nasional,”  katanya.

Turut hadir dalam kunjungan kerja Menteri KKP kali ini, antara lain Dirjen Perikanan Budi daya TB. Haeru Rahayu, Ditjen PSDKP Salman Mokoginta, Sekda Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim Diah Wahyu Ermawati, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gresik Khoirul Anam, Muspika Kecamatan Ujung Pangkah, dan Kades Pangkahwetan Saifullah Mahdi.  (gas/bdh)

No More Posts Available.

No more pages to load.