NEW YORK|DutaIndonesia.com – Salah satu desainer yang tampil di International Fashion & Arts Week 2022 yang digelar New York Indonesia Fashion Week (NYIFW) pimpinan Vanny Tousignant adalah Merry Salmeri. Desainer asal Malang, Jawa Timur, yang sekarang tinggal di New York tersebut menarik perhatian pengunjung karena karya rancang busananya menampilkan kebaya modern.
“Dalam event International Fashion & Arts Week kali ini tiap desainer harus menampilkan 12 busana/model. Pertama saya siapkan busana-busana party tapi harus ganti kebaya. Jadi saya mengeluarkan kebaya-kebaya modern,” kata Merry Salmeri kepada DutaIndonesia.com.
Merry Salmeri sangat menyukai kebaya. Selain digunakan sendiri, wanita yang juga perias pengantin dan merias segala macam ocetion di New York ini juga menyewakannya untuk berbagai keperluan bagi kalangan diaspora di negeri Paman Sam.

Selain itu Merry juga menjual kebaya. Sama dengan misi NYIFW, hal ini sebagai bagian dari mempromosikan produk Indonesia di Amerika Serikat. Karena itu pula Merry juga mendukung gerakan Kebaya Go UNESCO.
“Untuk kebaya go UNESCO ya, saya pribadi amat sangat mendukung. Karena dengan masuk UNESCO kebaya akan lebih go internasional dan akan lebih terkenal di seluruh dunia. Orang-orang dari berbagai negara akan kenal kebaya. Menyukainya. Dan tentu saja membeli kebaya. Ini bisa meningkatkan perekonomian UMKM di Indonesia,” katanya. (gas)














