MAKKAH|DutaIndonesia.com – Para jamaah haji 1443 H/ 2022 M sudah menyelesaikan puncak haji, Wukuf di Arafah, mabid di Mina dan lempar Jumrah di jumrotan Wusta, Ula dan Aqoba. Kini jamaah haji sudah kembali ke Makkah lagi untuk melakukan Thawaf Ifadah dan Sa’i.
Dengan selesainya rangkaian kegiatan itu maka pelaksanaan haji tahun ini sudah selesai. Alhamdulillah semua berjalan lancar.
Wartawan DutaIndonesia.com dan Global News, Purnomo Siswanto, yang berhaji bersama istri, melaporkan Selasa (12/7/2022) malam ini WIB, bahwa rombongan jamaah haji yang bersamanya akan melakukan Thawaf Ifadah dan Sa’i Rabu besok. Setelah itu jamaah istirahat di hotel masing-masing.
“Besok kami Thawaf Ifadah dan Sa’i. Alhamdulillah semua lancar.
Saat wukuf di Arafah, ambil batu di Muzdalifah sangat lancar, para jamaah haji seluruh peserta tahun ini mengikutinya dengan tertib. Waktu lempar jumrah juga berjalan lancar. Pelemparan batu di jumrotan sudah diatur dengan baik. Jamaah haji tak lagi berdesakan. Masing-masing jemaah dari berbagai negara diatur jamnya. Sehingga tidak bertemu di satu titik yang kemungkinan bisa menyebabkan kekacauan. Seperti terlihat dalam video kami, jalan menuju Jamarat longgar dan lancar sebab jumlah jamaah haji tahun ini kuotanya hanya separo,” kata Purnomo.
Tampak di antara jamaah harus memakai kursi roda sebab jarak antara pemondokan di Mina dengan Jamarat cukup jauh. Sekitar 4,5 km, sehingga kalau pulang pergi mencapai 9 km.
“Saya dan enam jamaah lain naik kursi roda. Saya disarankan oleh petugas agar naik kursi roda karena jarak pondokan jamaah haji Indonesia dengan Jamarat sekitar 4,5 km sehingga PP jadi 9 km, aku naik kereta dorong. Yang ndorong anak-anak Afrika, bayarnya 250 real atau Rp 1 juta,” kata Purnomo.
Meski cuaca siang hari sangat panas namun para jamaah haji Indonesia tetap semangat beribadah saat wukuf di Arafah maupun saat lempar jumrah. “Kalau malam sangat dingin. Kalau siang sangat panas. Ini tantangan ibadah haji, seperti dulu Nabi Ibrahim AS, Ibu Siti Hajjar AS, dan Nabi Ismail AS mengalaminya hidup di padang yang sangat gersang ini,” katanya.
Selanjutnya jamaah melakukan Thawaf Ifadah dan Sa’i. Setelah itu jamaah haji sudah dinyatakan selesai menjalankan ibadah haji. Jamaah Indonesia yang pertama pulang tanggal 16 Juli 2022. “Yang pulang duluan jamaah haji asal Aceh, Batam, dan kawasan Sumatera lainnya,” kata Purnomo.
Rombongan jamaah haji Purnomo sendiri pulang ke Tanah Air tanggal 8 Agustus mendatang. Selama menunggu waktu pulang ke Indonesia, jamaah haji bisa melakukan umrah tambahan, rekreasi ke Laut Merah, dan lain-lain.
“Lalu 10 hari menjelang kepulangan semua jamaah gelombang 2 menuju Madinah. Lalu pulang dari Madinah ke Indonesia,” katanya. (gas)















