SURABAYA | DutaIndonesia.com- Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Persaudaraan Kepala Desa Indonesia Provinsi Jawa Timur (DPD PKDI Jatim) dikukuhkan oleh Ketua Umum DPP Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Sujiono, SE, di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama Rabu (29/4/2026).
Hadir dalam acara itu jajaran pengurus DPP PKDI antara lain Pembina PKDI Gus Muhammad Yusuf, Gus Mamak, H.Choiril, Senthot Rudi P, Bupati Jombang Warsubi SH MSi, Bupati Lumajang Hj. Indah Amperawati, M.Si., Bupati Probolinggo dr. H. Muhammad Haris, M.Kes., dan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakàt dan Desa (DPMD) Provinsi Jatim yang di wakili Rahmad Wage M.Si.

Selain itu sebanyak 312 kades anggota PKDI Jatim hadir dalam acara yang meriah dan khitmad tersebut.
Ketua DPD PKDI Jatim, Dr Syaifullah Mahdi, SH, MM, dalam sambutannya menekankan pentingnya kebersamaan antar anggota PKDI dan saling bersilaturrahmi agar selalu kompak dan solid. Selain itu, pria yang juga menjabat sebagài Kades Pangkah Wetan Kecamatan Ujung Pangkah Kab. Gresik ini juga mengingatkan bahwa meski kucuran fiskal dari Pusat berkurang, tapi kita tetap harus berupaya maksimal, dengan segala kreatifitas dan inovasi, untuk melayani masyarakàt sebaik-baiknya.

“Dengan kebersamaan itu kita bisa maksimal melayani masyarakàt,” kata Kades yang akrab disapa Sandi ini.
Ketua Umum DPP PKDI Sujiono, SE, dalam sambutannya memuji PKDI Jatim yang mempelopori pembentukan DPC PKDI hingga semua daerah. Selain itu semua anggota PKDI Jatim selalu kompak dan solid.
“PKDI Jatim dan sekian banyak DPC PKDI yang sudah terbentuk adalah yang paling awal. Yang mengagumkan mereka selalu kompak,” katanya.
Sementara itu Pembina DPP PKDI Gus M. Yusuf selalu mengingatkan bahwa lahirnya PKDI adalah untuk mendukung dan mensukseskan semua progrm pemerintah. Mulai program Presiden hingga program Bupati. Selain itu PKDI harus memberi manfaat maksimal bagi anggota dan masyarakat.
“Sedang yang membedakan PKDI dengan organisasi desa lain adalah bahwa PKDI bukan hanya mengurusi masalah pemerintahan dan desa semata tapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi para kades,” katanya.
Sementara dari DPMD Jatim Bapak Rahmad Wage M.Si menekankan agar PKDI menjadi pelopor bagi organisasi desa lain terutama jadi contoh terkait penggunaan dana pemerintah.
“Selain itu harus memberi contoh bahwa kades harus membangun kebersamaan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa,” katanya.
Acara ditutup dengan doa oleh Bupati Probolinggo dr. H. Muhammad Haris, M.Kes. (gas)










