Ribuan Warga Desa Glonggong – Madiun Meriahkan HUT ke 80 RI dengan Karnaval Budaya

oleh
Naik bendi dengan pakaian khas jawa, jajaran Pemdes Glonggong dan Lembaga meriahkan HUT ke 80 RI.
Naik bendi dengan pakaian khas jawa, jajaran Pemdes Glonggong dan Lembaga meriahkan HUT ke 80 RI.

 

MADIUN (global-news.co.id) – Ribuan warga desa Glonggong Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun dengan antusias mengikuti karnaval dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke 80 Republik Indonesia (HUT ke 80 RI) di tempat wisata religi Jati Lawang dusun Sirahnogo Desa Glonggong pada Minggu (3/8/2025)

Kegiatan dengan tema Desa Wisata tersebut di di gagas oleh pemerintah desa yang bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Mengingat, desa Glonggong memiliki wisata religi yakni situs makam pejuang Islam Syekh Ahmad Muhammad yang berada di kawasan hutan jati.

Ketua Panitia Kegiatan, Nasrudin mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan desa Glonggong dalam memperingati HUT ke 80 RI. Untuk tahun ini pemerintah desa menginisiasi kegiatan festival budaya (karnaval) menyerahkan pelaksanaannya kepada Karang Taruna.

“ Kegiatan ini sebagai bentuk pembinaan dan program Krang Taruna. Dan ini (karnaval) pertama kali dilaksanakan.” kata Nasrudin

Menurunya, peserta diperkiran mencapai ribuan karena melibatkan semua unsur masyarakat. Seperti Pemdes, Lembaga, sekolah, RT dan pokmas. Untuk lokasi start berada di kawasan hutan karena permintaan pemdes dan Pokdarwis.

“ Dikawasan tersebut terdapat makam Syeh Ahmad Muhamad. Harapannya dapat menaikan kelas wisatanya. Sehingga perekonomian masyarakat melalui sektor UMKM dapat terdongkrak.” ujarnya.

Kepala Desa Glonggong, Mustakim menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang ikut meramaikan kegiatan karnaval budaya (festival). Event kegiatan ini adalah yang paling besar sepanjang tahun sebagai wujud aspirasi lembaga dan masyarakat. Karena sebelumnya belum pernah ada event kegiatan sebesar ini.

“Alhamdulillah, kegiatan seperti ini yang diharapkan oleh masyarakat. Antusiasme peserta baik anak-anak , dewasa, orang tua bahkan lansia sangat luar biasa. Meski harus berjalan sepanjang dua kilometer mereka tampak semangat.” ujar Mustakin mengapresiasi saat ditemui dilokasi.

Dia berharap, kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk ikut meningkatkan desa wisata Jati Lawang yang dimiliki oleh desa Glonggong.

“ Dengan begitu, desa Glonggong menjadi desa yang maju, sejahtera, makmur, gemah ripah loh jinawi.” harapnya.

Sementara Camat Dolopo, Heri Fajar Nugroho mengungkapkan bahwa desa dan kelurahan di Kecamatan Dolopo selalu mengadakan kegiatan peringatan HUT RI setiap tahunnya. Kalau desa Glonggong menggelar karnaval budaya. Desa lain juga melaksanakan, seperti pengajian akbar, olah raga dan lain-lain.

“ Apapun bentuknya kegiatan, saya mengapresiasi, sebagai bukti kecintaan kita kepada NKRI, dan para leluhur. Selain sebagai bentuk wujud rasa persatuan dan kesatuan. Inilah yang terpenting bagi bangsa.” ungkapnya.

Lokasi start berada di hutan, menurut Heri, hal ini sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan masyarakat desa Glonggong dalam memperoleh pengakuan dari pemerintah pusat atas sebidang tanah di area hutan. Dimana, area tersebut terdapat makam pejuang Islam yakni Syekh Ahmad Muhamad. Yang saat ini dikelola oleh Pokdarwis Desa Glonggong sebagai desa wisata religi.

“ Dengan adanya tempat wisata tersebut akan membawa dampak positif pada ekonomi masyarakat dan pelestarian bagi para generasi mendatang.” pungkasnya. (her)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.