KUALA LUMPUR| DutaIndonesia.con – Untuk memanfaatkan liburan Hari Raya Idul Adha, SBSM (Sanggar Belajar Sungai Mulia) 5 Gombak Kuala Lumpur mengadakan program Pesantren Kilat (Sanlat).
“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat materi pelajaran agama yang diajarkan di kelas dengan mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Dra. Mimin Mintarsih, pengelola SBSM 5.
Selain itu, lanjut Mimin, program tersebut diadakan untuk melatih para pelajar mampu hidup secara disiplin dan mandiri.
Bertempat di ruang kelas yang ditempati sebagaimana biasa, sanlat kali ini berlangsung selama 6 hari 5 malam, yaitu dari 22 – 27 Juni 2023. Sekitar 50 peserta ikut hadir di dalamnya.
“Para pelajar adalah mereka anak-anak kelas 2, 3, 4, dan 5,” tutur Mimin Mintarsih, pengelola SBSM 5.
Dengan hanya membayar RM 75 para pelajar mendapatkan berbagai materi pelajaran seperti hafalan beberapa surat dan doa pendek, praktik ibadah, pelajaran agama, dan juga Bahasa Inggris dan Arab.
Selain itu, mereka juga dihibur dengan berbagai educational game agar tidak jenuh hanya belajar di kelas.
“Hal ini dimaksudkan agar para pelajar tidak bosan hanya duduk di kelas. Kita ingin juga mereka bermain, tapi dengan permainan yang mempunyai unsur pendidikan,” terang Mimin.
Adapun tenaga pengajar diambilkan dari para mahasiswa yang sedang belajar di IIUM (International Islamic University Malaysia).
Dengan 2 kali makan dan 3 kali snack setiap hari, para pelajar terlihat puas.
“Alhamdulillah. Mereka senang sekali karena dapat berlatih hidup mandiri dan juga menambah pengalaman baru dalam mengerjakan ibadah baik yang wajib maupun yang sunah.”
Sedemikian puasnya bahkan, lanjut Mimin, ada orang tua yang bahkan mengusulkan agar program ini diadakan setiap tahun. (Mimin/Aziz)













