Teringat Khotbah Terakhir Nabi, Jamaah Khusyuk Berdoa Minta Corona Pergi

oleh

Para jamaah juga mendengar khotbah Arafah. Dikutip dari laman Al-Ain, Senin (19/7/2021), khotbah Arafah dalam rangkaian puncak ibadah haji wukuf di Padang Arafah yang jatuh setiap tanggal 9 Dzulhijjah disiarkan melalui platform elektronik Al-Haramain dan gelombang radio FM.

Direktur Jenderal Administrasi Umum Bahasa dan Terjemahan Arab Saudi Insinyur Mashari Al-Masoudi menyatakan inovasi ini memungkinkan para jamaah untuk melakukan ibadah dengan mudah.

Pemerintah Arab Saudi mengungkapkan ada berbagai tujuan khotbah wukuf di Arafah diterjemahkan dalam berbagai bahasa dunia. Pertama, untuk melanjutkan upaya Kerajaan Arab Saudi dalam melayani jamaah haji dan menyediakan semua sarana yang diperlukan guna memfasilitasi ibadah mereka dengan penuh manfaat.

“Kedua, menunjukkan citra Islam yang benar dan moderasinya. Ketiga, menyediakan jamaah haji dan Muslim dengan materi agama dalam beberapa bahasa sesuai aturan dan pedoman yang diperlukan. Empat, memastikan penyampaian pesan Islam kepada dunia dengan menggunakan teknologi modern,” kata pejabat Saudi.

Target inovasi ini adalah menyiarkan khotbah Arafah yang diterjemahkan dari bahasa Arab ke seluruh penjuru dunia dan non-Muslim lain yang tertarik mendengarkannya.

Khotbah Terakhir Nabi SAW

Saat Wukuf, kita teringat Khotbah terakhir Nabi Muhammad SAW yang begitu menggetarkan hati dan jiwa para umatnya yang disampaikan pada 9 Zulhijjah Tahun 10 Hijriyyah di Lembah Uranah, Gunung Arafah.

Khutbah terakhir ini persisnya disampaikan Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam pada saat melakukan Haji Wada. Patut diketahui Haji Wada adalah Haji perpisahan Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam.

No More Posts Available.

No more pages to load.