
Merintis dan Mengelola LBB Plus
Dalam kegiatan sosial, ia bersama beberapa mahasiswa mendirikan Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) Sumber Ilmu di kampungnya Wadungasih. Menariknya, LBB yang ia kelola berbasis keagamaan atau persisnya plus keagamaan.
Biasanya Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) atau Madin sebagai basis utama plus pelajaran umum. Tapi kali ini ia berani melakukan terobosan dengan mengangkat LBB sebagai ikonnya.
Di LBB ini selain peserta mendapat bimbingan mata pelajaran sekolah, mereka juga diajari ubudiah, seperti pembiasaan salat berjamaah. Tidak banyak model LBB semacam ini.
Bagi saya ini hal menarik, apa lagi dengan maraknya Bimbel yang secara ideologis tidak berafiliasi ke Nahdlatul Ulama. Maka, LBB Plus semacam ini perlu mendapat support dari kalangan NU sekaligus bisa menjadi model. “NU harus hadir melalui banom dan lembaga yang selama ini belum menyentuh sub sistem pendidikan non formal itu.
Hadirnya Aluf, merupakan satu di antara fenomena di kalangan aktifis NU yang perlu banyak dieksplore untuk memberikan spirit kepemudaan secara universal bagi generasi muda masa kini.
Menjadi role model kader lintas kepemudaaan yang tidak banyak dimiliki kalangan pemuda NU. “Selamat Memperingati Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2021, Pemuda Hari Ini, Pemimpin Masa Depan!”. (*)
*) *Dr. H. Sholehuddin, S.Ag, M.Pd.I*, adalah Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana NU Sidoarjo Terpilih Hasil Konfercab III 2021.














