Petinggi TNI-Polri Mesra, Bagaimana Anak Buahnya di Bawah? 

oleh
Irdam XIII/Merdeka, Brigjen Junior Tumilaar

Sebaliknya, menurut dia, jika ada permasalahan antarinstansi, sebaiknya tak perlu dibuat surat terbuka ke publik yang membuat kegaduhan. Hasanuddin menyarankan agar dibuat surat tertutup kepada penyidik yang ditembuskan pada kapolda dan denpom setempat.

“Saya yakin semuanya akan baik-baik saja bila semua pihak mampu menempatkan diri dan menghormati aturan perundang-undangan yang berlaku. Ke depan, dengan koordinasi yang intens di semua lapisan, semua akan baik-baik saja. Kasus ini, ke depan, jangan terulang lagi,” katanya.

Membela Rakyat yang Ditindas

Lebih lanjut Inspektur Kodam (Irdam) XIII/Merdeka, Brigjen Junior Tumilaar menjelaskan alasan mengapa sampai membuat surat terbuka kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dia merasa ada ketidakadilan yang dialami seorang Badan Pembina Desa (Babinsa) di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), karena membela warga bernama Ari Tahiru (67 tahun).

Sang Babinsa, kata Junior, membela Ari yang tanahnya dirampas untuk dijadikan perumahan oleh PT Ciputra International/Perumahan Citraland. Konsekuensinya, kata dia, Babinsa sampai dipanggil Polresta Manado dan didatangi oknum Brimob bersenjata. Dia pun merasa perlu membela Babinsa, sebagai salah satu sistem pertahanan di Indonesia.

“Saya tentara rakyat, terpanggil dengan penderitaan rakyat bertahun-tahun. Seorang warga bernama Ari Tahiru, tanahnya ditutup pagar oleh PT Ciputra International, dan meminta perlindungan kepada Babinsa, karena merasa ditindas,” ujar Junior seperti dikutip dari Republika di Jakarta, Selasa (21/9/2021).

Dia mengatakan, warga Ari Tahiru sengaja meminta perlindungan kepada Babinsa, karena selama ini, merasa ditindas. Menurut Junior, sebagai warga pemilik tanah warisan yang digarap terus-menerus, tiba-tiba saja lahan Ari Tahiru dicaplok oleh pengembang, dengan perlindungan aparat.

“Babinsa saya diminta tidak ikut campur oleh oknum Brimob, justru Babinsa saya dilaporkan ke Polresta Manado, saya perintahkan jangan datang,” kata Junior dengan nada geram.

No More Posts Available.

No more pages to load.