SURABAYA | Duta Indonesia.com – Setidaknya ada 4 hal yang membuat ummat Islam menjadi begitu sempurna.
Dan dari sini tampak tingkat keluhuran budi orang Islam.
Pertama, mukmin adalah apabila ada orang yang mendekat padanya, akan merasa aman terhadap jiwa dan hartanya.
Hal ini ditegaskan Prof DR KH Asep Syaefuddin Chalim MA, Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah pada para santrinya saat pengajian kitab kuning, di Siwalan Kerto, Wonocolo, Surabaya, Rabu (10 Juni 2026). Dengan kesalehan dan kebijaksanaannya, orang – orang senang dan merasa aman.
Dijelaskan oleh Kiai Asep, sementara yang disebut sebagai muslim, adalah lisan selalu baik, dan tangannya selalu berbuat kebajikan pula. Sedang hijrahnya terlihat dari seberapa dosa yang ditinggalkannya. Dan kesempurnaan jihadnya terlihat dari keberhasilannya menundukkan hawa nafsunya.”
“Jadi menjadi orang Islam yang kaffah, harus baik mukminnya, baik muslimnya, baik hijrahnya dan baik pula muhajirnya,” kata Kiai Asep.
Kemudian Kiai Asep mencontohkan, bila bermasalah sama teman, maka haruslah introspeksi dulu, ringan meminta maaf, berjabat tangan lalu tetap berbuat baik pada teman yang berselisih.
Kemudian Kiai Asep meminta para santrinya untuk menghafalkan sebuah hadist yang dibuat dasar dalam hal ini.
Dari Fadhalah bin ‘Ubaid radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Maukah aku beritahukan kepada kalian siapakah mukmin itu? Mukmin adalah orang yang manusia merasa aman terhadap harta dan jiwa mereka darinya. Muslim adalah orang yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya.
Mujahid adalah orang yang berjihad melawan dirinya (nafsunya) dalam ketaatan kepada Allah. Dan Muhajir adalah orang yang meninggalkan kesalahan dan dosa-dosa.”
Kemudian Kiai Asep meminta beberapa santri untuk menghafal, dan yang maju menghafal diberi hadiah uang jajan.(M Nuruddin).













