KUALA LUMPUR| DDutaIndonesia.com – Akhirnya pemimpin koalisi Pakatan Harapan Anwar Ibrahim ditunjuk oleh Raja Malaysia sebagai perdana menteri (PM). Hal itu terjadi setelah kebuntuan politik mewarnai negara itu seusai pemilu 19 November lalu. Pelantikan Anwar sebagai PM ke-10 akan digelar Kamis (24/11/2022) sore ini waktu setempat.
Seperti dilansir The Star dan Malay Mail, Kamis (24/11), Pengawas Rumah Tangga Kerajaan Malaysia, Ahmad Fadil Shamsuddin, menyatakan, Yang Di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah telah menyetujui penunjukan Anwar Ibrahim tersebut.
“Setelah mempertimbangkan pandangan-pandangan Yang Mulia Penguasa Melayu, Yang Mulia telah memberikan persetujuan untuk menunjuk Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri ke-10 Malaysia,” demikian pernyataan Istana Negara Malaysia.
Anwar pun mendapat ucapan selamat dari sejumlah pemimpin negara. Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri misalnya mengucapkan selamat kepada Anwar Ibrahim yang ditetapkan menjadi Perdana Menteri (PM) Malaysia. Anwar Ibrahim menjadi PM Malaysia setelah penantian dan perjuangan selama 24 tahun.
“Ketika saya melaporkan terpilihnya Dato Anwar Ibrahim, Ibu Megawati Soekarnoputri menyampaikan ucapan selamat kepada Dato Anwar Ibrahim yang akhirnya diangkat menjadi perdana menteri setelah proses perjuangan yang panjang dan penuh keyakinan hingga akhirnya mendapatkan dukungan dari rakyat, dan partai yang dipimpinnya mendapatkan kemenangan,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam keterangannya, Kamis (24/11/2022).
Hasto menceritakan pertemuan terakhir antara Megawati dan Anwar Ibrahim terjadi pada Oktober 2018 silam, ketika Anwar Ibrahim memperoleh gelar doktor honoris causa dari Universitas Negeri Padang. Saat itu, Megawati memberikan testimoni tentang perjuangan Anwar Ibrahim. (det/wis)














