Bazaar Kuliner Indonesia di New York, Tempe Jadi Primadona

oleh

NEW YORK|DutaIndonesia.com – Diaspora Indonesia di Amerika Serikat (AS) menggelar  NY Indonesian Food Bazaar di Broadway Ave. Elmhurst Sabtu 5 Februari 2022 depan.

Acara bazaar ini merupakan kolaborasi antara KBRI Washington DC Atase Pertanian Indonesia, KADIN, dan Indonesian Market Hub & Indonesian Culinary  Enthusiasts Inc, dalam membantu para small business owner yang ada di Indonesia atau para UMKM. Termasuk UMKM perajin tempe yang akan menjadi primadona dalam acara tersebut.

Kolaborasi ini sudah berjalan 2 kali. Pertama  mempromosikan products Coffee Indonesia. Kedua,  mempromosikan kuliner ini sekaligus untuk merayakan Tahun Baru Imlek yang bertepatan dengan Selasa 1 Februari 2022 hari ini.

“Selain itu di acara ini  kita juga akan memberikan pelayanan kesehatan berupa Vaccines Covid 19, Rapid Test dengan  Provider Apicha CHC  & pemberian masker gratis. Acara ini disponsori  oleh Sensei Indonesia. Dalam suasana  pandemic  semua pengunjung diharuskan menunjukkan kartu vaksin, lalu temperature check,  mengisi buku tamu untuk tracing. Dan yang paling utama mereka harus memakai masker all the time, kecuali di saat makan,” kata Fefe Anggono, panitia acara ini, dalam keterangannya yang diterima DutaIndonesia.com Selasa (1/2/2022).

Fefe juga menegaskan bahwa pengunjung juga memakai hand sanitizer dan cuci tangan. “Kami sediakan tempat cuci tangannya,” ujarnya. 

Untuk acara cooking show, acara ini mendapatkan dukungan penuh dari KBRI Washington DC  dengan menyediakan atau  menghadirkan Chef Yuliza Jatmika  yang telah memiliki banyak pengalaman bekerja di beberapa negara selain USA. Tema cooking show kali ini adalah Tempe.

“Kenapa tempe? Karena saat ini tempe sudah mulai dikenal oleh masyarakat luas yang bukan orang Indonesia.  Tempe termasuk dari salah satu makanan yang mengandung banyak kandungan protein & vitamin. Banyak orang non-Indonesia mulai menyukai makanan yang berasal dari tempe dan mereka ingin mempelajari lebih lanjut cara memasaknya,” katanya.

Karena itu, kata dia, dalam bazaar ini panitia memberikan kesempatan buat mereka untuk mengenal tempe lebih lanjut. Selain itu ada Taste of Surabaya dan Pecel Ndeso yang pemiliknya asal Kota Pahlawan. “Acara ini juga didukung oleh KJRI NY & ARLI (Asosiasi Rumput Laut Indonesia) , LOKAYA & WIWAS TEMPE dari Chicago, Tuson Sate, Ohana, dan Dapur Tios, ” kata Fefe, yang juga arek Suroboyo. (nas)

No More Posts Available.

No more pages to load.