Indonesia Tak Berangkatkan Haji 2021, Ada yang Berhaji Lewat Negara Lain?

oleh
Arab Saudi menyelenggarakan haji 2021 di tengah pandemi dengan kuota 60 ribu jamaah. (Foto: BBC.com)

Sementara itu, Ketua Umum MUI KH Miftachul Akhyar menyambut baik kunjungan Duta Besar Saudi Arabia dan rombongan. KH Miftachul menyatakan bahwa hubungan Indonesia dan kerajaan Arab Saudi sangat baik. “Beliau bahkan menyebutkan nama-nama Duta Besar Saudi untuk Indonesia dari pertama hingga sekarang,” katanya.

Sementara itu Menteri Perdagangan yang juga Menteri Media Arab Saudi, Majid Al-Qasabi mengatakan, Menteri Kesehatan dan Haji Arab Saudi segera mengumumkan rincian pelaksanaan ibadah haji 2021. Majid Al-Qasabi mengatakan, mutasi virus dan ketidakpastian seputar vaksin telah menyebabkan penundaan pengumuman haji tahun ini.

Saat ini, sekitar 15 juta dosis vaksin atau 40 persen dari penduduk telah divaksinasi. Namun, jumlah tersebut dinilai masih kurang. “Jika kita ingin hidup berdampingan, pergi ke pasar, dan kembali ke sekolah, dan bekerja, kita harus mengambil vaksin,” ujar Majid Al-Qasabi dalam konferensi pers, mengutip Saudi Gazette.

Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Eko Hartono mengungkap sejumlah tantangan yang akan dihadapi Arab Saudi bila ibadah Haji kembali dilaksanakan. Tantangan besar itu adalah memastikan setiap orang yang akan beribadah ada pada kondisi yang sehat.

“Di tempat yang kecil itu , di Masjidil Haram dan sekitarnya, terus nanti di Nabawi akan ada perputaran orang, pergerakan orang, ratusan ribu, dalam waktu yang sama,” ujarnya.

“Bagaimana kita memastikan bahwa sebelum orang masuk itu semuanya sudah sehat. Ini tentunya, pemerintah Saudi mengerahkan resource yang luar biasa,” sambungnya.

Eko juga menggambarkan kondisi di sekitar Masjidil Haram yang kini dipenuhi petugas sebagai upaya menjaga dan memastikan prokes tetap dilakukan. Hingga saat ini, Arab Saudi terus mempersiapkan diri dengan berbagai uji coba apabila Ibadah Haji akan kembali diperbolehkan nantinya. “Saya melihat Saudi sudah jauh lebih siap dalam menangani,” tandasnya. (gas/okz)