KBRI Moskow Rilis Buku Akses Pasar Rusia Bagi Pebisnis Indonesia

oleh

 Testimoni Pengusaha

Webinar semakin lengkap dengan testimoni dari perusahaan Indonesia yang telah memasuki pasar Rusia yang disampaikan oleh General Director Mayora Group Russia, Bharat Wadhwa.

 Disampaikan pula berbagai tips memasuki pasar Rusia, seperti perlunya mempelajari kebiasaan dan selera calon konsumen, regulasi setempat, serta format bisnis yang tepat untuk berusaha.

Pada sesi diskusi yang sangat dinamis dan disambut antusiasme peserta, Ketua Komite Rusia dan CIS KADIN Indonesia (Periode 2016-2021), Didit Ratam, menyatakan bahwa isi buku cukup lengkap bagi pebisnis dan tergambarkan pula dampak pandemi COVID-19 terhadap sektor ekonomi. 

Namun dibalik itu, terdapat pula kesempatan memasuki segmen menengah ke atas bagi produk ekspor Indonesia ke Rusia, “Pebisnis Indonesia dapat memanfaatkan platform online untuk memasuki pasar Rusia. Hal ini karena adanya tren perpindahan dari perdagangan offline ke online”, tambah Didit.

Salah satu peserta, Fitria Nahdi (Nahdi Jewelry) berpendapat bahwa langkah pembuatan buku seperti yang diinisiasi KBRI Moskow ini kiranya dapat pula diikuti oleh Perwakilan Indonesia di luar negeri lainnya. Selain itu, penting pula untuk menambahkan ulasan faktor pengetahuan tentang tradisi dan budaya konsumen setempat sebagai panduan memasuki pasar asing.

Pemandu acara,  Dr. Yose Rizal Damuri, Kepala Departemen Ekonomi pada Center for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia, menyimpulkan bahwa secara makro buku ini turut berperan memperkuat hubungan ekonomi Indonesia–Rusia, serta memberikan gambaran praktis bagi pebisnis Indonesia yang ingin mempromosikan produknya dan menembus pasar Rusia.

Acara webinar bisnis bertajuk “Market Intelligence Findings: How to Enter the Russian Market. A Guide for Indonesian Businesses” ini dihadiri hampir 300 peserta dari kalangan pelaku usaha Indonesia dan diaspora Indonesia, baik perusahaan besar maupun UMKM, serta pemangku kepentingan dari kementerian/ lembaga terkait, pengamat bisnis, pemerintah daerah, universitas. (gas)

No More Posts Available.

No more pages to load.