Kerja Sama dengan Jepang, TSI Resmikan Rumah Baru Orangutan dan Harimau Sumatera di Higashiyama Zoo Nagoya, Anak-anak Diaspora Tampil Menghibur Tamu Undangan

oleh
Anak-anak para diaspora Indonesia di Jepang dari Sekolah Bhinneka Nagoya membawakan Tari Maumere pada acara yang digelar 16 Juli 2023 di Higashiyama Zoo Nagoya,

NAGOYA| DutaIndonesia.com – Sebagai negeri tropis yang kaya akan flora fauna, Indonesia menjadi harapan warga dari berbagai negara agar bumi dan penghuninya tidak punah. Karena itu, sejumlah negara pun bekerja sama dengan Indonesia untuk melestarikan flora fauna yang ada di Indonesia dan juga sebaliknya.

Salah satu lokasi suaka marga satwa di Indonesia yang sekaligus menjadi destinasi wisata adalah Taman Safari Indonesia (TSI). Lokasi TSI ada di Prigen Pasuruan Jawa Timur dan di Bogor Jawa Barat. Yang menarik, sekarang TSI juga merambah negeri Sakura Jepang, dengan meresmikan Rumah Baru Orangutan dan Harimau Sumatera di Higashiyama Zoo and Botanical Garden, Jepang.

TSI memang memantapkan kerja sama dengan Pemerintah Jepang melalui pembangunan Rumah Baru Otangutan dan Harimau Sumatera di Higashiyama Zoo di Kota Nagoya tersebut. Peresmian Rumah Rumah Baru bagi Orangutan Sumatera dan Harimau Sumatera di Higashiyama Zoo and Botanical Garden, Nagoya, Jepang itu dilakukan pada Jumat (14/7/2023) lalu.

Hadir dalam acara peresmian itu Atase Kehutanan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Jepang, Zahrul Muttaqin, dan Deputi/Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jepang, Alue Dohong serta Direktur Taman Safari Indonesia, Jansen Manansang. Yang menarik, anak-anak para diaspora Indonesia di Jepang tampil menghibur para tamu undangan dalam acara itu. Para anak-anak Sekolah Bhinneka Nagoya itu membawakan Tari Maumere pada acara yang digelar 16 Juli 2023 di Higashiyama Zoo Nagoya, Jepang, yang juga dalam rangkaian Festival Indonesia.

“Anak-anak antusias sekali saat tampil dalam acara ini,” kata Pembina PCI Muslimat NU Jepang, Hj. Anggita Aninditya Prameswari Prabaningrum (Gita) kepada DutaIndonesia.com, Jumat (21/7/2023) pagi.

Seperti diketahui, Taman Safari Indonesia telah menjalin hubungan baik sebagai sister park dengan Higashiyama Zoo and Botanical Garden Nagoya untuk konservasi satwa liar yang dilindungi di Indonesia.

Direktur TSI, Jansen Manansang, dalam sambutannya di acara itu, mengaku sangat mengapresiasi dan berterima kasih telah diberi kehormatan dan kepercayaan oleh Pemerintah Jepang, khususnya Wali Kota Nagoya.

“Saya sangat bangga telah diundang ke perayaan ini. Taman Safari Indonesia telah lama menjalin kerjasama dalam konservasi dan pelestarian satwa liar yang dilindungi dengan rekan kebun binatang di Jepang. TSI adalah organisasi konservasi terbesar di Indonesia, sebagai pelopor dalam Ex-situ link ke In Situ Conservation, seperti penyelamatan dan pelepasan Harimau Sumatera, mitigasi konflik dan pembangunan pusat pelatihan gajah di Taman Nasional Way Kambas Lampung, pembangunan Sumatera suaka badak, program biobank dan Teknologi Reproduksi Berbantuan hewan langka dan dilindungi, dan banyak lainnya,” kata Jansen, dikutip dari laman TSI, tamansafari.com, Jumat (21/7/2023).

Jansen juga menegaskan, konservasi satwa liar merupakan pekerjaan seumur hidup yang melibatkan multinasional, multistakeholder, swasta dan negara dalam rangkaian kerjasama pentahelix, oleh karena itu kerjasama antara Indonesia dan Jepang, Taman Safari Indonesia dan kebun binatang di Jepang merupakan implementasi dari program ini.

“Taman Safari Indonesia telah melakukan program konservasi dan pelestarian hewan karismatik seperti orangutan, gajah sumatera, harimau sumatera, Komodo Dragon dan Bali Mynah. Kerja sama TSI dengan beberapa kebun binatang di Jepang meliputi Taman Zoologi Tama, Kebun Binatang Ueno, Kebun Binatang Saporo Maruyama, Taman Safari Gunma, dan Pusat Penelitian Yokohama,”ujarnya.

TSI, kata Jansen, juga berbangga dapat memperluas jaringan kerjasama antara Taman Safari Indonesia dengan Higashiyama Zoo and Botanical Garden sebagai kebun binatang persahabatan yang ditandatangani pada Januari 2023.

Tampak hadir pula dalam acara peresmian, Takashi Kawamura, Walikota Kota Nagoya dan Hiroaki Yamaguchi, Direktur Kebun Binatang Kebun Binatang dan Kebun Raya Higashiyama.

“Terima kasih juga untuk masyarakat Kota Nagoya dan masyarakat Jepang pada umumnya atas pembukaan kandang ini. Saya berharap kemitraan dan persahabatan ini akan berlanjut, untuk generasi berikutnya,” harap Jansen.

Deputi/Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jepang, Alue Dohong, mengucapkan terima kasih dan berbangga atas inisiasi Takashi Kawamura, Walikota Kota Nagoya dan Hiroaki Yamaguchi, Direktur Kebun Binatang Kebun Binatang dan Taman Botani Higashiyama, untuk menghadirkan rumah baru bagi satwa kebanggaan Indonesia di Jepang.

“Di Indonesia, lembaga konservasi atau Lembaga Konservasi memegang peranan yang sangat penting. Dengan keanekaragaman hayati yang sangat kaya; 8.157 spesies vertebrata saja, tersebar di 17.000 pulau yang membentuk kepulauan Indonesia, lembaga konservasi kami seperti taman safari, kebun binatang, dan akuarium menyediakan tautan ex situ dan in situ yang penting untuk konservasi satwa liar, untuk spesies langka karismatik seperti Harimau Sumatera, Harimau Sumatera badak, gajah sumatera, orang utan sumatera, elang jawa, komodo dan masih banyak lagi. Semoga langkah pengenalan satwa asli Indonesia ke Jepang ini menjadi pilar konservasi satwa-satwa langka di Dunia,” tandasnya. (gas)

No More Posts Available.

No more pages to load.