Kisah Guru MAN 4 Jakarta yang Kreatif: Bikin Konser Musik virtual Kolosal

oleh
Ama Gusti Azis, guru MAN 4 Jakarta.

Fasilitas di Rumah

Ama mengakui, kendala dalam mempersiapkan pertunjukan virtual di antaranya para siswa di rumah tidak semua memiliki fasilitas alat musik yang memadai. Bahkan terkadang situasi di rumah tidak mendukung secara penuh untuk bernyanyi atau bermain musik.

“Kemudian ada juga beberapa siswa yang terkendala di handphone-nya dan di laptopnya, itu merupakan suatu kendala terbesar juga dalam mempersiapkan pertunjukan kolosal ini,” terang Ama.

Ia menceritakan, sebelum menampilkan sebuah karya pertunjukan kolosal virtual ini, terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui. Terlebih dulu, ia harus menyusun konsep atau tema yang akan disampaikan dalam pertunjukan tersebut. Setelahnya, membentuk tim produksi. Mulai dari produser, creative director, videographer, hingga editor video.

Selanjutnya, ia membentuk kepanitiaan dari para siswa yang akan ditunjuk menjadi ketua pelaksana, wakil ketua pelaksana, sampai koordinator kelas masing-masing. Hal tersebut harus dilakukan agar mampu menciptakan sebuah karya. Mulai dari lagu, aransemen, pembuatan naskah, koreografi, hingga tari tradisional yang akan ditampilkan. Kemudian anak-anak peserta didik melakukan latihan rutin menuju pertunjukan.

Meski sudah menciptakan karya pertunjukan kolosal sebanyak sepuluh kali, Ama tetap tak berhenti bergerak untuk berkarya. Ia berharap agar karya pertunjukan kolosal yang ada di MAN 4 Jakarta terus berlanjut.

“Alhamdulillah pada 25 November 2021 adalah pertunjukan kolosal yang kesepuluh. Saya berharap karya ini akan dapat dikenang oleh seluruh sivitas akademika MAN 4 Jakarta dan karya ini nantinya bisa dijadikan sebagai rekor muri yang ada di Indonesia,” pungkas Ama. (Aru/Fathoni)

SIMAK VIDEO KONSER VIRTAL MAN 4 JAKARTA INI:

YouTube player