Semangat Baru
Semangat muncul di akhir masa kuliah ketika bertemu dengan Pita, teman SD, dan cinta masa kecil saya yang saat itu juga berada di akhir masa kuliah di Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, UGM. Nampaknya selama ini cinta dari masa kecil itu belum memudar sehingga tidak lama berpacaran kami memutuskan untuk segera menikah. Namun oleh Ayah Pita, saya diberi persyaratan, sebelum dapat menikah saya sudah harus lulus kuliah dan mempunyai pekerjaan.
Keinginan untuk cepat menikah itulah yang menjadi dorongan utama saya untuk segera menyelesaikan kuliah. Skripsi saya selesaikan secara ajaib, kurang dari 1 bulan. Ini berkat bantuan Bapak Muhadi Sugiono, Dosen Pembimbing yang saya recoki setiap hari, pagi dan sore, untuk konsultasi skripsi hingga saya dapat selesai dengan (sangat) cepat.
Walau tidak mendapat predikat cumlaude seperti kebanyakan teman seangkatan saya, saya berhasil menyelesaikan kuliah saya dalam waktu 4 tahun 3 bulan dengan IPK 3,35. Saya dan Pita menjalani wisuda bersama pada bulan November 2009 di mana saya mendapatkan gelar Sarjana Ilmu Politik (S.I.P.) dan Pita mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi (S.E.).
Namun, lulus kuliah tidak seindah yang dibayangkan. Walaupun telah lulus dari salah satu universitas terbaik di Indonesia, dari jurusan favorit pula, tidak menjamin mudah dalam mendapatkan pekerjaan.
Saya sempat menganggur selama hampir 4 bulan. Namun dalam waktu 4 bulan itu, sambil mencari kerja, saya mengisi waktu saya dengan mengikuti kursus fotografi di Nikon School Indonesia. Kebetulan saya diberi kado kelulusan oleh Ayah saya berupa sebuah kamera DSLR, Nikon D90, yang membuat saya semangat mendalami ilmu fotografi. Berbagai kegiatan hunting dengan komunitas fotografi di Jogja juga saya ikuti ketika saya berada di masa pengangguran. (Bersambung)
Baca Kisah Lanjutannya di bawah ini:
2. Kisah Perjalanan Diplomat Muda Indonesia (Bagian 3): Menjadi LS KBRI Yangon
3. Kisah Perjalanan Diplomat Muda Indonesia (Bagian 4): Seleksi CPNS Kemlu 2013
4. Kisah Perjalanan Diplomat Muda Indonesia (Bagian 5): Sekolah Dinas Luar Negeri Kemlu RI
*Arya Daru Pangayunan adalah Sekretaris Ketiga Fungsi Politik di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Dili (2018-2020); dan Sekretaris Ketiga Fungsi Ekonomi, Sosial, dan Budaya di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Buenos Aires (2020-sekarang).
- Kisah Perjalanan Diplomat Muda Indonesia ini diambil dari dutanusa.com














