Buah lebih dikenal sebagai makanan penutup, yang dikonsumsi setelah makan. Meski begitu, sebagian orang menganggap makan buah sebelum makan justru bisa memberi lebih banyak manfaat untuk kesehatan. Benarkah demikian?
SELAIN mengenyangkan, buah-buahan juga mengandung serat dan vitamin yang dibutuhkan untuk memelihara kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Oleh karena itu, dalam pedoman makan kekinian orang Indonesia, Isi Piringku, buah-buahan dimasukkan sebagai bagian dari menu makan setiap hari. Bersama dengan sayuran, porsinya sebanyak setengah dari total isi piring.
Seiring berkembangnya pengetahuan, sebagian orang tak lagi menempatkan buah sebagai pencuci mulut atau makanan penutup. Bagaimana dengan Anda?
Makan buah sebelum atau sesudah makan sebenarnya sama-sama bermanfaat. Hanya saja, makan buah sebelum makan dapat mengurangi keinginan untuk mengonsumsi makanan yang tinggi kalori. Hal ini karena buah termasuk makanan yang mengenyangkan, dan efek kenyangnya juga dapat bertahan lama sehingga Anda tidak cepat lapar.
Selain itu, kebiasaan makan buah sebelum makan bisa mencegah Anda makan terlalu banyak. Dengan begitu, risiko untuk mengalami kenaikan berat badan akan lebih kecil. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini juga bermanfaat untuk mengurangi risiko terkena berbagai penyakit, seperti diabetes, penyakit jantung, dan stroke.
Spesialis penyakit dalam, dr Pandu Tridana Sakti SpPD, mengungkap memang ada manfaat tersendiri saat Anda makan dengan diawali konsumsi sayur dan buah. “Di dalam sayuran terdapat enzim-enzim yang baik jika dikonsumsi di awal makan. Begitu juga dengan buah, penyerapan nutrisinya bisa lebih optimal bila dimakan saat perut masih kosong,” katanya.
Menurut Pandu, mengonsumsi sayur dan buah di awal dapat membantu tubuh lebih cepat menyerap vitamin, mineral, dan serat yang terkandung di dalamnya. Serat juga memberikan efek kenyang lebih lama, yang secara tidak langsung membantu mengontrol porsi makan, terutama bagi mereka yang sedang menjaga berat badan.
Namun diingatkan, metode mengonsumsi buah dulu sebelum makan ini tidak cocok untuk semua orang. Pasien yang memiliki masalah lambung perlu berhati-hati, khususnya terhadap buah yang memiliki tingkat keasaman tinggi.
“Kalau buahnya asam atau acidity-nya tinggi, saya tidak sarankan dimakan duluan. Itu bisa memicu rasa perih atau nyeri di lambung. Pilih yang aman untuk lambung, seperti pisang atau pepaya,” kata Pandu.
Meski begitu, lanjutnya, urutan makan tidak akan memberikan perbedaan besar jika semua makanan dikonsumsi dalam waktu yang berdekatan. “Lambung mengolah makanan sekitar 2-3 jam. Jadi kalau semua dimakan dalam satu waktu, pada akhirnya proses pencernaannya sama saja,” jelas spesialis penyakit dalam dari Eka Hospital Permata Hijau tersebut.
Perbedaan baru terasa jika jeda antar-hidangan cukup panjang. Anda, misal, makan buah satu jam sebelum makanan utama, maka proses penyerapan nutrisinya bisa lebih maksimal. Inilah yang menjadi dasar beberapa penelitian menyarankan konsumsi buah dan sayur saat perut masih kosong.
Selain urutan makan, Pandu mengingatkan kualitas dan keseimbangan gizi jauh lebih penting. Memulai makan dengan sayur dan buah memang baik, tetapi jika di sisa waktu Anda mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh, gula, atau garam secara berlebihan, manfaatnya bisa berkurang.
“Kesimpulannya, jika tidak ada gangguan lambung, memulai makan dengan sayur dan buah bisa menjadi kebiasaan sehat untuk mengoptimalkan asupan nutrisi. Namun, jika perut sensitif, tidak ada salahnya menempatkan sayur atau buah di tengah atau akhir makan,” katanya.
Manfaat Konsumsi Buah
Mengonsumsi buah secara rutin, baik sebelum maupun sesudah makan, akan memberikan beragam manfaat untuk kesehatan. Beberapa di antaranya:
Buah kaya akan kandungan serat, sehingga konsumsi buah secara rutin dapat membantu mencegah sembelit dan masalah pencernaan lainnya.
- -Kosumsi buah secara rutin juga dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Hal ini karena ada berbagai macam nutrisi yang terkandung dalam buah.
- -Makan buah, khususnya buah beri, lemon, dan jeruk, baik untuk kesehatan kulit.
-Kandungan serat yang terdapat dalam buah tidak hanya mampu mengatasi sembelit, tetapi juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. - -Buah-buahan seperti stroberi, anggur, salak, mangga, apel, semangka, jeruk, kiwi, dan alpukat, memiliki kandungan antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari efek radikal bebas yang berbahaya bagi kesehatan.
- -Makan buah sebelum atau sesudah makan sama-sama bermanfaat. Tapi bagi Anda yang ingin menurunkan atau mengendalikan berat badan, biasakanlah makan buah sebelum makan.
- Selain buah, konsumsi juga beragam jenis makanan sehat dengan gizi yang seimbang. Jangan lupa, lakukan olahraga secara rutin, agar tubuh Anda lebih bugar dan tidak mudah terserang penyakit. (ret,ins)














