SURABAYA | DutaIndonesia.com – Pada hari-hari tertentu, Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim MA, mengajar ngaji di Ponpes Amanatul Ummah di Siwalankerto Surabaya. Tentu saja Kiai Asep–panggilan akrab Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim MA, kegiatan itu di luar jadwal mengajar santri di Ponpes Amanatul Ummah Pacet Mojokerto.
Tak kurang dari 2.000 santri di Ponpes Amanatul Ummah Surabaya. Sementara sebanyak 10.000 lebih santri ada di Ponpes Amanatul Ummah Pacet.
Ketika mengaji kitab kuning di pondok Siwalankerto, Surabaya ini, agak berbeda dengan ketika Kiai Asep mengajar ngaji di Ponpes Amanatul Ummah Pacet, Mojokerto. Karena di Siwalankerto, beberapa cucu-cucu kesayangan Kiai Asep, selalu menemani.
Mereka selalu bermanja ria dengan Sang Kakek. Dan Kiai Asep pun tampak senang dengan cucu-cucunya yang manja menggemaskan tersebut.
“Mengajar itu, bagi saya menyenangkan. Jiwa saya sebagai guru, mengatakan itu. Ditambah lagi dengan adanya cucu-cucu, wah tambah bahagia dan tambah bersemangat hidup ini. Bisa mengurangi ketegangan berpikir pada rutinitas tiap hari,” kata Kiai Asep Senin, 27 Maret 2023.
Kiai Asep mengakui, sekarang kasih sayangnya tercurah pada cucu-cucunya. Apakah mengurangi sayangnya pada anak-anak ?
“Ya tidak, toh mereka, anak-anak ketika masih kecil juga sudah merasakan kasih sayang Pak Kiai dan Bu Nyai,” kata Kiai Asep. Seperti yang tampak pada foto-foto yang diambil Senin pagi tadi. (Moch. Nuruddin)











