MOSKOW| DutaIndonesia.com – Keragaman Bahasa dan Budaya Daerah di Indonesia rupanya telah menarik minat Pusat Sastra Ketimuran, Perpustakaan Negara Rusia untuk menggelar pameran khusus yang berlangsung sepanjang bulan April 2026. Bertajuk “Suara Kepulauan: Bahasa dan Budaya Indonesia” pameran ini menggelar koleksi yang dimiliki Pusat Sastra Ketimuran yang mewakili kekayaan linguistik Indonesia, dengan menampilkan buku-buku dalam Bahasa Indonesia, Sunda, Melayu, Jawa, Batak, Makassar, dan Kawi kuno.
Bersama dengan alfabet Latin, aneka sistem penulisan yang ada di daerah-daerah di Indonesia juga ditampilkan seperti aksara Jawa, Bali, Batak, dan Lontara/Bugis. Sambutan masyarakàt Moskow cukup antusias.
Melengkapi khazanah keragaman Indonesia, pameran juga menampilkan berbagai benda seni budaya khas Indonesia, seperti wayang kulit dan wayang golek, aneka topeng, lukisan, seperangkat gamelan Bali dan aneka benda seni dekoratif lainnya yang sebagiannya merupakan koleksi dari KBRI Moskow. Selain itu, pameran ini juga diperkaya dengan koleksi batik Ibu Fitria Wibowo Tavares, istri Duta Besar RI Moskow, Bapak Jose Tavares.
Pameran yang berlangsung 1 hingga 30 April 2026 ini merupakan kolaborasi kesekian kalinya antara KBRI Moskow dengan Pusat Sastra Ketimuran yang berlokasi sangat strategis di dekat Istana Kremlin. Dalam pembukaan Pameran, Wakil Kepala Pusat Sastra Ketimuran, Mikhail Melanyin menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap KBRI Moskow atas segala dukungan, kerja sama dan inisiatifnya.
Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya KBRI Moskow Erna Herlina, dalam sambutannya mewakili Duta Besar RI, Bapak Jose Tavares, menyampaikan harapan agar pameran ini dapat menjadi ruang dialog bagi masyarakat Rusia untuk lebih mengenal keragaman budaya Indonesia dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas ke depan.
Acara pembukaan pameran juga dimeriahkan oleh tari Jaipong “Mojang Priangan” oleh Ekaterina Makanina dan Elisabeth Nur Nilasari, penari dari Kirana Nusantara Dance, sanggar seni binaan KBRI Moskow. Acara pembukaan diakhiri dengan ekskursi keliling ruang pameran dipandu oleh Marina Frolova sebagai kurator sekaligus pengajar Bahasa dan kajian Indonesia.
Acara pameran ini juga nantinya akan diperkaya dengan pelatihan dan workshop Gamelan Bali oleh pimpinan grup Gamelan Dadali binaan KBRI, Tri Koyo, yang dapat diikuti oleh para pengunjung. Diharapkan para pengnunjung pameran dapat memperoleh pengalaman berkesan dan dapat langsung mengenal dan bersentuhan dengan seni musik tradisional Indonesia.
“Mari bersama merayakan harmoni budaya dan mempererat persahabatan Indonesia–Rusia!” (gas)












