Pembukaan Konferwil ke-18 NU Jatim Meriah, Gus Kikin Disebut Akan Terpilih Aklamasi

oleh

 

JOMBANG | DutaIndonesia.com – Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-18 Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur digelar pada 2-4 Agustus 2024 di Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang. Acara pembukaan Konferwil NU Jatim, Jumat (2/8/2024) malam berlangsung meriah.

Tampak hadir dalam acara itu Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dan Sekretaris Jenderal PBNU H Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Pj Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin dan Rais Syuriyah KH Anwar Mansur serta jajaran PWNU Jatim. Selanjutnya ada juga
Ketua PBNU yang juga Ketua Umum Muslimat NU dan mantan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Muh. Nuh, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia (RI) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kemudian Nyai Hj Mundjidah Wahab dari Pondok Pesantren Tambakberas Jombang, putri pendiri NU yakni KH Wahab Hasbullah, para kiai dan ulama, serta tokoh masyarakat.

Dari unsur pemerintahan hadir Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim Hj Anik Maslachah.

Tampak pula dari kalangan muslim Tionghoa antara lain Bapak Yen dan Ustad Hasan Basri menghadiri acara Konferwil NU Jatim tersebut.

Selain itu delegasi dari 45 PCNU se Jatim. Masing-masing PCNU diundang 10 orang. Satu orang sebagai utusan dan 9 orang sebagai peninjau.

Acara pembukaan dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya pukul 20.23 WIB. Saat dibuka peserta sudah mencapai 95 persen hadir di lokasi.

Di pintu masuk terpantau puluhan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) terlihat dengan melakukan penjagaan secara ketat. Selain Banser, terlihat pula belasan dari kepolisian turut bertugas mengamankan lalu lintas di depan area pintu masuk ruang utama pembukaan Konferwil.

Sementara itu nama Penjabat (Pj) Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin santer terdengar menjadi calon kuat Ketua NU Jawa Timur.

Dukungan tersebut bahkan sudah di dengar banyak orang, termasuk dari Penjabat (Pj) Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sendiri.

Saat dikonfirmasi mengenai peluang tersebut, Gus Kikin menyatakan bahwa siapa yang terpilih nantinya tergantung dari suara PCNU sebagai pemilik suara.

“Kalau itu bergantung dari pemilih karena kan memang namanya Konferwil, itu semua punya suara dari cabang-cabang. Kalau mereka menyuarakan itu bukan dari saya,” katanya.

“Kalau saya kan gak bisa memerintah,” kata Gus Kikin saat dikonfirmasi dari Surabaya.

Menurut Gus Kikin, dalam NU berupaya untuk demokratis sehingga Gus Kikin pun mengembalikan semuanya kepada pemilik suara.

Namun yang pasti, NU Jatim menginginkan agar forum Konferwil bisa menjadi ajang persatuan bukan sebaliknya perpecahan.

“Maka apapun yang terjadi, siapapun yang terpilih kita mengharapkan bahwa ukhuwah atau persatuan ini kita jaga bersama-sama,” ujarnya. (nas)

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.