Sempat Heboh Sosok Mirip Nyi Roro Kidul di Pengajian Gus Miftah, Ini Cerita Mitos Sang Ratu Laut Selatan

oleh
Gus Miftah Nyi Roro Kidul

SOLO| DutaIndonesia.com – Cerita yang bikin heboh warga Lampung ini entah benar atau tidak, tapi kehebohannya jelas sudah sempat terjadi. Cerita itu soal penampakan mirip sosok manusia bermahkota terekam kamera saat pengajian Gus Miftah di daerah tersebut. Video yang disebut-sebut rekaman seorang anak itu diunggah di akun Instagram @gusmiftah yang diberi narasi bahwa sosok itu disebut warga sebagai Nyi Roro Kidul.

Sejak diunggah tiga hari lalu, video itu mendapat komentar ribuan pengguna Instagram.

Namun Gus Miftah pengasuh Pesantren Ora Aji Sleman itu sendiri tidak percaya tahayul. Dikutip dari detik.com, Gus Miftah mengatakan peristiwa itu terjadi saat dia menghadiri pengajian di Pondok Pesantren Nurul Qodiri, Lampung Tengah, Lampung. Menurutnya, pada awalnya dia tidak mengetahui adanya sosok bermahkota itu.

Dia justru mengetahuinya dari pengurus pesantren di Lampung tersebut.
“Tahu dari kiai pengasuh ponpes itu ada sosok. Lha saya bongso (seperti) klenik itu nggak begitu ngeh lah, saya orangnya rasional,” kata Gus Miftah saat ditemui di Balai Kota Solo, Selasa (18/7/2023).

Bahkan, kata Gus Miftah, video yang direkam anak kecil itu membuat warga Lampung geger.

“Di Lampung tanggal 15 malam. Itu rame di Lampung geger. Itu yang ngerekam anak kecil makanya videonya goyang,” ucapnya.

Gus Miftah sendiri mengaku selama ini tidak pernah mendalami ilmu soal alam gaib. Beberapa kawannya justru yang mengatakan bahwa penampakan itu mirip Nyi Roro Kidul.

“Beberapa teman yang dunianya seperti itu bilang kalau itu kayak Kanjeng Nyi Roro Kidul,” kata Gus Miftah.

Nyi Roro Kidul yang dimaksud adalah Ratu Pantai Selatan. Hingga kini Nyi Roro Kidul masih memiliki daya tarik yang sangat kuat di sebagian masyarakat khususnya di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali. Karena selain cerita mistis yang disuguhkan, legenda sang Ratu juga masih menjadi misteri dan diperdebatkan banyak orang. Bahkan diangkat ke layar lebar dan layar kaca.

Dikutip radarutara.id dari berbagai sumber, masyarakat Indonesia terutama yang bermukim di Pulau Jawa sangat familiar dengan cerita rakyat Nyi Roro Kidul, dan hampir sebagian besar mengetahui mengenai sejarah sang penguasa lautan tersebut. Tapi dia digambarkan adanya di laut selatan, bukan di Lampung.

Nah, bila dia muncul di Lampung mungkin saja lagi “ikut” Gus Miftah kali ya hehehe, sebab Gus Miftah kan asalnya Yogyakarta tempat di mana legenda ini sangat kuat dipercaya masyarakat. Tapi kemudian geger Nyi Roro Kidul ini sudah dibantah setelah diketahui bahwa sosok itu hanya seorang pria yang berpeci mirip mahkota. Kehebohan pun mereda. Namun sosok Nyi Roro Kidul masih jadi omongan orang.

Berdasarkan cerita rakyat yang berkembang secara turun temurun, Nyi Roro Kidul merupakan seorang putri dari Kerajaan Sunda Padjajaran. Nama asli Nyi Roro Kidul adalah Putri Kadita.

Putri Kadita merupakan anak dari Prabu Siliwangi ke VI yang digambarkan memiliki wajah cantik dan budi pekertinya pun baik.

Suatu ketika Prabu Siliwangi menikah kembali dengan seorang wanita bangsawan bernama Dewi Mutiara. Namun Dewi Mutiara rupanya memiliki sifat pemarah dan semua permintaannya harus dituruti oleh Prabu Siliwangi.

Hingga pada suatu ketika Dewi Mutiara merasa kasih sayang sang suami terbagi dengan Putri Kadita. Alhasil ia meminta agar Putri Kadita keluar dari istana. Mendengar permintaan tersebut Prabu Siliwangi tentu merasa keberatan untuk mengabulkannya.

Marah karena permintaannya ditolak, Dewi Mutiara akhirnya pergi ke hutan untuk menemui dukun sakti. Ia meminta bantuan sang dukun untuk menyingkirkan Putri Kadita dengan cara membuat sang putri terkena penyakit.

Benar saja, suatu hari seluruh tubuh Putri Kadita dipenuhi dengan bercak bernanah yang tak dapat disembuhkan oleh tabib terbaik sekali pun.

Di tengah kemalangan Putri Kadita, Dewi Mutiara menghasut Prabu Siliwangi agar mengasingkan Putri Kadita dengan alasan takut penyakit tersebut menular.

Pada akhirnya Putri Kadita pergi dari istana dan bertapa di hutan. Di saat itulah ia mendengar bisikan yang memintanya pergi ke pantai selatan. Sesampainya di pantai selatan, bisikan tersebut muncul kembali dan menyuruh Putri Kadita untuk menceburkan diri ke laut.

Perintah tersebut pun diindahkan oleh Putri Kadita. Ajaibnya, penyakit kulit di tubuh Putri Kadita pun sembuh dengan seketika. Ia akhirnya memutuskan untuk tinggal di laut selatan dan membangun istana sendiri lengkap dengan ribuan pasukannya. Kini Putri Kadita dikenal sebagai Nyi Roro Kidul atau Ratu Panti Selatan.

Wikipedia menulis dalam mitologi Jawa, Kanjeng Ratu Kidul merupakan ciptaan dari Dewa Kaping Telu. Ia mengisi alam kehidupan sebagai Dewi Padi (Dewi Sri) dan dewi-dewi alam yang lain.

Kanjeng Ratu Kidul memiliki kuasa atas ombak keras samudra Hindia dari istananya yang terletak di jantung samudra. Menurut kepercayaan Jawa, ia merupakan pasangan spiritual para Raja dari Mataram Hingga para Raja keturunannya di Surakarta dan Jogja, dimulai dari Panembahan Senapati. Namun, kini ia dipandang sebagai ibu spiritual para Susuhunan Surakarta maupun sultan Jogja. Kedudukannya berhubungan dengan Hutan Krendhawahana dalam pewayangan disebut Alas Setragandamayit/Dandangmagore Kahyangan atau tempat tinggal bersemayam Batari Durga Permoni ratunya makhluk halus. (wis)

No More Posts Available.

No more pages to load.