Vaksinasi di Ponpes Amanatul Ummah, Kiai Asep Juga Tolak ‘Johnson & Johnson’

oleh

Seperti diketahui kini Vaksin Nusantara sendiri banyak diminati masyarakat. Mulai anggota DPR, pejabat pemerintah, hingga pengusaha, sudah menjalani vaksin dengan vaksin Nusantara. Bahkan Turki dikabarkan berminat mengimpor 5,2 juta dosis Vaksin Covid-19 Nusantara besutan eks Menkes Terawan Agus Putranto itu. Kabar tersebut disampaikan Guru Besar Ilmu Biokimia dan Biologi Molekular Unair, Profesor drh Chairul Anwar Nidom.

Niat mengimpor vaksin itu disampaikan Turki secara pribadi kepada Terawan pada 1,5 bulan lalu. Selain itu, Turki juga menawarkan diri sebagai lokasi uji klinis fase 3 Vaksin Nusantara berbasis sel dendritik itu. Vaksin Nusantara sendiri sempat dikabarkan dihambat proses uji klinisnya di tanah air.

Selain vaksinasi, Kiai Asep juga melakukan ikhtiar lain untuk menghadapi Covid-19. Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu ) itu mengedukasi masyarakat agar membiasakan pola hidup bersih dan sehat serta ikhtiar lewat munajat kepada Allah SWT. Kiai miliarder tapi dermawan ini mengajak masyarakat mengamalkan aurat dan mengonsumsi obat yang dikonsumsi Rasulullah SAW.

Menurut Kiai Asep, semua yang disampaikan Rasulullah pasti dari Allah, bukan dari nafsu. “Wa ma yantiqu anil hawa’ inhua illa wahyuyyuha,” kata Kiai Asep mengutip al-Quran Surat An-Najm ayat 3. Arti bebasnya: semua yang diucapkan Nabi Muhammad itu bukan dari hawa nafsu, tapi wahyu dari Allah.

Kiai menyebut buah kurma, air zam-zam, madu, dan habbatussauda atau jinten hitam. Para santri Amanatul Ummah yang berjumlah 12.000 anak juga diajarkan untuk mengonsumsi bahan tersebut. Misalnya tiap pagi makan satu butir kurma. “Kalau ada indikasi, misalnya batuk-batuk atau ngantuk berlebihan saya minum air zam-zam,” tambahnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.