NEW YORK|DutaIndonesia.com – Satu lagi galeri yang memajang, mempromosikan, dan memasarkan produk-produk karya seni-budaya Indonesia berdiri di Kota New York, Amerika Serikat. Namanya Dia Gallery. Geleri ini merupakan hasil brain storming antara Rissa Asnan (dikenal sebagai Mamanya Dangdut in America, Red.), pemilik gedung, dan Vanny Tousignant sebagai founder New York Indonesia Fashion Week (NYIFW).
“Karena kami berdua adalah pengusaha dan entrepreneurs di Amerika, dan karena kami pun mempunyai ide yang sama sebagai diaspora Indonesia di Amerika. Yang mana kami ingin memajukan Indonesia music, fashion, dan culture di Amerika,” kata Vanny Tousignant, kepada DutaIndonesia.com, Senin (20/2/2023).

Vanny mengatakan, beberapa kali Rissa Asnan berkunjung ke Rumah Singgah atau lebih dikenal dengan Indonesia Boutique and Art di New Jersey. Rumah Singgah milik Vanny di New Jersey ini juga tempat bagi para UMKM Indonesia untuk memajang sekaligus mempromosikan produknya bagi pasar Amerika.
Nah, setelah keduanya cukup intens berdiskusi, akhirnya tercetus untuk mendirikan Dia Gallery.
“Dari situlah ide kami tercetus dan langsung kami berdua mengeksekusi proyek DIA Gallery di Delaware,” katanya.
Dia Gallery membuka pintu untuk berkolaborasi dengan designers, musician, dan product-products UMKM Indonesia lainnya.

“Kami mencoba juga untuk berkolaborasi dengan products culinary Indonesia, kebetulan kami berdua juga mempunyai experience di bidang restoran di Amerika. Sementara kami sudah ada beberapa products dari designers Indonesia yang bergabung dengan New York Indonesia Fashion Week tahun kemarin seperti, Sakamade Boutique, Merry Salmeri, Vanyo Fashion, Puta Dino Kayangan, Seinaa Hijab dan juga designers yang tergabung dengan Indonesia Fashion and Art Festival (IFAF)yang baru saja ikut pagelaran New York Indonesia Fashion Week pada February tanggal 11 kemarin,” katanya.
Yang istimewa, kata Vanny, untuk mempromosikan produk UMKM karya anak bangsa, pihak Dia Gallery tidak memungut biaya dari designer. “Tapi system yang kami lakukan sementara ini adalah system consignment,” katanya. (gas)













