IFAF Sukses Membawa 15 Desainer  di New York Indonesia Fashion Week, Wastra Bombana – Buton Tengah, Sumatera Barat, dan Garut Pun Mendunia

oleh
Para model saat menampilkan wastra nusantara di NYIFW 11 Februari 2023.

NEW YORK|DutaIndonesia.com –Indonesia Fashion Arts and Festival (IFAF) sukses tampil dalam event New York Indonesia Fashion Week (NYIFW) pada 11 Februari 2023. Dalam fashion show yang diproduseri Vanny Tousignant (yang juga founder NYIFW) itu, IFAF yang didirikan oleh  ibu Lina Marlina istri Wakil Gubernur Jawa Barat  membawa 15 desainer asal Indonesia ke pusat mode dunia tersebut. 

NYIFW sendiri menampilkan beragam wastra nusantara karya 18 desainer asal Indonesia dan satu desainer Amerika.

Para desainer dari Indonesia yang tergabung dalam IFAF  dan sukses menggelar karya busana di New York Indonesia Fashion Week adalah:

1.  Lady Dahlia

2. Hanny Lovelly X Pegadaian

3. Defrico Audy,

4. Yumna Shiba,

5. Anggodo, 

6. Eva Yasul, 

7. ARUNIKA DEWI x Malik Moestaram,

8. Rudi Sularso ( Bagus butik Indonesia,

9. Faisal Fatich ( Bagus butik Indobesia ), 

10. Fenta House by Feny Ardian

11. Dechantique By Ning Santoso

12. Layka by Fitri

13. Ansania Premium x Kantiss.

14 zuebarqa by bens

15 Lina Marlina x Malik Moestaram

Para desainer itu menampilkan karya busananya dalam New York Indonesia Fashion Week yang dilaksanakan pada tanggal 11 Februari lalu di atas kapal pesiar Cruise Pier 36 New York. 

“Peragaan busana ini dihadiri oleh kurang lebih 400 tamu undangan dan dihadiri pula oleh Istri Dubes Indonesia untuk Amerika ibu Ayu Henny Rosan dan istri Dubes Indonesia untuk PBB ibu Nur Indah Sari, dan  Perwakilan dari KJRI New York Bapak  Herbhayu,” kata Kang Benz,  dalam rilis IFAF yang diterima Redaksi DutaIndonesia.com.

“Fashion di New York ini diharapkan dapat menaikkan branding para desainer dan juga bisa dilakukan business matching. Pakaian  yang diusung oleh para desainer adalah wastra nusantara seperti Defrico Audy membawa kain tenun Bombana dan Buton tengah, Hanny Lovely membawa sulam suji dari Sumatera Barat, Yumna membawakan kulit domba Garut dipadukan dengan batik mega mendung,” katanya.

Desainer Defrico Audy yang membawa kain tenun Bombana dan Buton tengah di NYIFW berpose bersama founder IFAF, Ibu Lina Marlina.

Dengan semakin dikenalnya kain wastra di luar negeri akan mengangkat ekonomi para pengrajin kain dan juga ekonomi turunan lainnya. “Sehingga dapat memajukan ekonomi Indonesia,” kata Kang Benz. (gas)

    No More Posts Available.

    No more pages to load.