Nico memaparkan di Kecamatan Arosbaya, jumlah masyarakat yang melakukan swab antigen sebanyak 114 orang. Hasilnya ada 17 orang reaktif dan 97 orang nonreaktif. Lalu, ada bantuan sembako sebanyak 80 paket dan mie instan 50 dus.
Untuk Kecamatan Klampis, masyarakat yang melakukan swab antigen sebanyak 30 orang, dengan hasil 5 reaktif dan 25 nonreaktif. Untuk bantuan sembako 100 paket dan mie instan 50 dus.
Selain itu, warga diimbau melakukan swab dan vaksinasi dengan memasang spanduk di 25 titik. Imbauan yang dilakukan Dit Intelkam Polda Jatim, Dit Binmas bersama Sat Intelkam Polres, dengan menggandeng takmir masjid, tokoh agama, tokoh masyarakat agar masyarakat bersedia diswab dan divaksin.
“Kami juga melakukan penyemprotan disinfektan oleh Ditsamapta Polda Jatim di empat kecamatan, penyemprotan ini menggunakan kendaraan Gunner sebanyak 6.000 liter oleh PMI Provinsi Jatim, dengan rute jalan sekeliling wilayah Kecamatan Arosbaya dan Kecamatan Klampis,” paparnya.
Sementara penyekatan dengan swab antigen dilakukan di Suramadu dari arah Surabaya menuju Bangkalan. “Langkah-langkah tersebut dilaksanakan bersama Forkopimda Provinsi dengan Kabupaten,” pungkasnya.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, menambahkan, empat kecamatan zona merah sudah dilakukan kegiatan preemtif dan preventif di bidang lalu lintas, sekaligus membagikan sembako, masker dan hand sanitizer di Kecamatan Arosbaya.
“Petugas sudah membagikan sembako, masker dan hand sanitizer di Kecamatan Arosbaya,” kata Gatot saat ditemui di Surabaya, Rabu (9/6/2021).










