4 Perkara Yang Akan Membawamu Pada Kebaikan Dunia dan Akherat

oleh
Kiai asep

SURABAYA| DutaIndonesia.com – Ada 4 perkara yang akan membawamu pada kebaikan di dunia dan akherat.
“Maka ingatlah, pahami dan amalkan,” kata Prof DR KH Asep Syaifuddin Chalim MA, Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah, saat memberikan pengajian kitab kuning pada Senin subuh, 16 Februari 2026 pada para santrinya di Pondok Siwalankerto, Wonocolo, Surabaya.

Dijelaskan oleh Kiai Asep, sesuai kitab Mukhtarul Hadits, berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA, ada empat perkara (kebaikan/karunia) yang jika dimiliki seseorang, ia akan mendapatkan kebaikan di dunia dan akhirat.

Empat perkara tersebut adalah:

1. Hati yang Bersyukur (Qalbun Syakirun)

Hati yang selalu bersyukur kepada Allah atas segala nikmat, baik dalam keadaan lapang maupun sempit.

“Bersyukur itu membuat seseorang merasa cukup dan tenang,” jelas Kiai Asep.

2. Lisan yang Berzikir (Lisanun Dzakirun)

Lisan yang senantiasa basah dengan zikir, menyebut nama Allah, membaca Al-Qur’an, dan beristighfar, serta menghindari perkataan sia-sia atau menyakitkan.

3. Badan yang Sabar (Badanun ‘ala al-Bala’i Shabirun)

Tubuh yang sabar dan tegar dalam menghadapi ujian, cobaan, musibah, maupun penyakit yang diberikan Allah, sehingga tidak berputus asa.

4. Pasangan yang Salehah/Saleh (Zaujatun Tuhibbuka)

Pasangan hidup (istri/suami) yang setia, tidak berkhianat, dan selalu membawa ketaatan kepada Allah, sehingga tercipta keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.

Keempat perkara ini menjadi kunci kebahagiaan sejati karena mencakup aspek internal (hati), ucapan (lisan), perilaku (badan), dan sosial (keluarga).

4 KEBURUKAN

Sebaliknya juga ada 4 perkara utama yang akan membawamu pada keburukan di dunia dan di akherat.

Lebih ekstrim, Rasulullah SAW mengatakan 4 hal tersebut akan membawa kehancuran (keburukan) baik di dunia maupun di akhirat jika tidak dijauhi.

Berdasarkan konteks perbuatan yang dibenci dan mendatangkan siksa, berikut adalah 4 perkara tersebut:

1. Syirik kepada Allah (Menyekutukan Allah)

Tandanya di dunia: Hidup dalam kesesatan, hati tidak tenang, dan mendatangkan murka Allah.
Di akhirat nanti; Dosa terbesar yang tidak diampuni jika dibawa mati, pelakunya kekal di neraka.

2. Makan Harta Riba dan Harta Anak Yatim

Di dunia: Mendatangkan penyakit sosial, kesenjangan ekonomi, dan hilangnya keberkahan harta.

Di akhirat: Merupakan salah satu dosa penghancur yang membawa pelakunya ke dalam neraka.

3. Memakan Barang Haram

Di dunia: Mengotori hati, doa tidak dikabulkan, dan sumber keburukan (sengsara).

Di akhirat: Tubuh yang tumbuh dari makanan haram akan dibakar dalam neraka.

4. Menuruti Hawa Nafsu (Tamak/Rakus)

Di dunia: Membuat manusia diperbudak nafsu, tidak pernah merasa puas, dan berbuat maksiat.

Di akhirat: Menuntun manusia ke jalan neraka.

Selain 4 perkara tersebut, ada tambahan (Perkara yang ditanya di akhirat), yang akan dihisab ketat di akhirat yang menentukan keburukan atau kebaikan nasib manusia:

A. Umur: Untuk apa dihabiskan?
B. Jasad/Tubuh: Untuk apa digunakan?
Ilmu: Apakah diamalkan?
C. Harta: Dari mana diperoleh dan ke mana dibelanjakan?

Untuk itu dianjurkan untuk selalu memohon kepada Allah, agar bisa melaksanakan 4 perkara mulia, dan berlindung kepada Allah dari 4 perkara yang keburukan tersebut agar selamat di dunia dan akhirat. (Moch Nuruddin)

No More Posts Available.

No more pages to load.