BMT Hadir di Setiap PCNU, Ma’ruf Syah: Jangan Lagi Berdebat Halal Haram Bank

oleh

Jangan Layani Berdebat

Pada bagian lain, Ma’ruf Syah mengingatkan, mereka yang bergerak di BMT adalah orang-orang profesional yang harus fokus di bidangnya. Sedang untuk urusan hukum perbankan, direktur BMT dan jajarannya, tidak usah ikut-ikutan sibuk menjawab.

“Biarkan masalah halal-haram perbankan, menjadi urusan Lembaga Bahtsul Masail (LBM) NU, karena otoritas soal itu menjadi tanggung jawabnya. Tapi, kader NU yang di BMT fokus saja untuk bergerak dan mengembangkan usahanya dalam meningkatkan perekonomian warga NU,” tuturnya.

Ma’ruf Syah juga mengingatkan keteladanan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam (SAW). Jauh sebelum diangkat menjadi Rasul, Nabi Muhammad telah melakukan perdagangan secara profesional. Menjadi pedagang yang jujur (Al-Amin), menjadi julukan yang melekat pada diri Rasulullah SAW.

“Di sinilah letak kesadaran kita dalam berdagang, dalam mengembangkan BMT seperti di Nganjuk, dengan penuh kejujuran. Meskipun kita tahu, untuk mengatakan jujur pada zaman sekarang ini kerap orang justru lebih dulu minta maaf. Kejujuran harus dibuktikan dan itulah yang harus dipraktikkan dalam BMT,” tuturnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.