Menurut Maria, jamaah yang tertunda keberangkatannya masih sabar menunggu umrah dibuka kembali. Meskipun umrah sempat dibuka tahun ini, tetapi banyak yang memutuskan tidak berangkat karena persyaratan terlalu berat seperti usia, biaya (kamar maksimal 2 orang), tes PCR berkali-kali baik di Indonesia maupun di Arab Saudi.
“Kantor sempat tutup tahun lalu dikarenakan pandemi (karyawan dirumahkan). Kami baru buka Desember 2020 karena ada keberangkatan umrah, dan masih buka sampai saat ini. Tetapi saat ini karena ada PPKM darurat, maka kami WFH hingga tanggal 20 Juli 2021,” katanya.
Anamta Tour juga melakukan diversifikasi usaha dengan membuat beberapa unit bisnis baru. Ada yang berhubungan dengan wisata seperti halal tour, paket staycation, pengurusan visa, dan lain-lain. “Ada juga unit bisnis yang tidak berhubungan dengan wisata seperti penjualan retail (beras basmati, kurma, zamzam, baju muslim, dll), ada juga EO & advertising (seminar parenting, kajian online, dll),” katanya. (Gatot Susanto)











