Camping Ground Glagah Wangi: Berkemah Dulu di Sini Sebelum Mendaki Gunung Arjuno

oleh

Nama Glagah Wangi sendiri disematkan karena dulunya tempat itu banyak ditumbuhi tanaman gelagah sejenis rerumputan besar beraroma wangi. Bahkan hingga kini masih bisa dijumpai beberapa tanaman gelagah yang tersebar di beberapa area.

Ia menuturkan, luas area yang dimanfaatkan masih seluas 1,5 hektar. Pihaknya berencana menambah luasan menjadi 8 hektar. Jalur pendakian dari Glagah Wangi ke Gunung Arjuno menghabiskan waktu tempuh sekitar 6 jam. Arah pendakian dari titik ini tepat berada di sisi barat Gunung Arjuno dan nantinya akan melintasi situs Gentong Growah.

“Jalur ini banyak disukai pendaki karena termasuk cepat. Tinggal hitung saja, ketinggian Arjuno 3339 mdpl dikurangi 1600 mdpl, ketinggian tempat ini. Artinya hanya menyisakan separuh perjalanan,” kata Efendi.

Rata-rata para pengunjung berasal dari Surabaya, Semarang, Bandung, Batam bahkan dari Belanda. Camping Ground Glagah Wangi ini dijadikan tempat bermalam sebelum meneruskan perjalanan ke Gunung Arjuno. Para pengunjung yang datang bukan melulu untuk aktivitas pendakian. Namun mereka sekedar berlibur menikmati pemandangan di alam bebas. Apalagi, berkegiatan di alam terbuka banyak dipilih orang saat masa pandemi Covid-19 ini.

“Ada juga pengunjung anak-anak sekolah. Tentu sangat baik karena bagian edukasi berinteraksi dengan alam. Agar muncul kesadaran sejak dini untuk melestarikan lingkungan,” kata dia.