Gus Yahya: Panitia Masih Bahas Jadwal Munas, Konbes, dan Muktamar ke-35 NU

oleh
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staqu
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya)

JAKARTA| DutaIndonesia.com-
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menyampaikan bahwa jadwal pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama, Konferensi Besar (Konbes), serta Muktamar ke-35 NU hingga kini masih dalam tahap pembahasan oleh panitia.

Hal itu disampaikan Gus Yahya usai menghadiri kegiatan di Gedung PBNU, Jakarta. Menurutnya, panitia baru menggelar rapat perdana untuk membahas persiapan Munas dan Konbes.

“Hari ini ada rapat pertama panitia Munas dan Konbes. Rais Aam sudah setuju untuk kita selenggarakan pleno 21 Mei 2026 nanti untuk memutuskan waktu dan tempat,” kata Gus Yahya dikutip dari laman NU Online, Jumat (15/5/2026).

Gus Yahya menjelaskan, rapat pleno tersebut nantinya akan menentukan lokasi pelaksanaan Munas dan Konbes. Sejumlah daerah, kata dia, telah mengajukan diri menjadi tuan rumah kegiatan.

Beberapa wilayah yang mengusulkan diri di antaranya Jakarta, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat.

“Usulan-usulan banyak sekali. Kita akan putuskan dengan cara NU, artinya dengan kebijakan dan wisdom para sepuh kiai,” jelasnya.

Terkait adanya usulan agar Muktamar ke-35 NU digelar pada Agustus 2026, Gus Yahya mengatakan hal tersebut masih akan dibicarakan bersama para sesepuh dan kiai NU.

“Itu diusulkan, nanti dibicarakan bersama sesepuh kiai,” ungkapnya.

Ia menegaskan, keputusan final mengenai waktu pelaksanaan Muktamar masih menunggu hasil musyawarah para ulama dan sesepuh NU.

“Setelah pembicaraan para sesepuh kiai kita lihat nanti, dengan wisdom dan basyirah ruhaniyah kami,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Gus Yahya juga berharap pelaksanaan Muktamar ke-35 NU tidak dijadikan sebagai ajang kepentingan politik tertentu. Menurutnya, forum permusyawaratan tertinggi di tubuh NU harus dijaga marwah dan tujuannya demi kemaslahatan organisasi.

“Maka ya tentu saja kita akan upayakan bahwa Muktamar ini tidak menjadi ajang semacam batu loncatan,” katanya. (nuo)

No More Posts Available.

No more pages to load.