KIAP Nusantara di Pesantren Nur Inka Nusantara Madani USA

oleh

Pada sesi ini para Instruktur (guru/Ustadz) bergabung bersama semua orang tua (peserta KIAP) bersama-sama mengidentifikasi isu-isu atau masalah-masalah yang dihadapi oleh anak masing-masing. Setiap isu atau masalah itu kemudian didiskusikan bagaimana mencari solusinya berdasarkan pengalaman dari masing-masing orang tua. 

Para Ustadz sendiri biasanya hanya melakukan intervensi untuk meluruskan jika kiranya ada hal-hal yang secara hukum agama tidak sesuai. Guru atau Ustadz umumnya mengarahkan agar diskusi bersifat dua arah (two ways). Dan juga membawa kepada kesimpulan yang bersifat praktis dalam kehidupan keluarga dan Komunitas. 

Sebagai contoh saja. Pekan lalu ada orang tua yang menyampaikan kekhawatiran tentang LGBT yang mengancam cara Pandang dan moralitas anaknya. Ada pula yang mengkhawatirkan erosi akidah pada anaknya yang berterus terang tidak percaya lagi kepada Hari Akhirat. 

Sebaliknya ada orang tua yang menyampaikan kegalauannya atas sikapnya yang kaku bahkan keras kepada anaknya selama ini. Hal ini menjadikan anaknya seperti kurang percaya diri  atau mengalami rasa inferioritàs (inferiority complex). 

Kegalauan orang tua itu, atau pada tingkatan tertentu perasaan bersalah itu tentunya perlu direspon secara proporsional sesuai ajaran Islam. Sehingga bisa dilakukan reparasi, baik terhadap kerusakan yang terjadi (damaged done) kepada anak. Maupun cara pendekatan orang tua kepada anaknya ke depan. 

Saya tidak bermaksud menjabarkan di sini bagaimana merespon kepada isu-isu yang berkembang itu. Baik isu LGBT, ketidak yakinan akan hari Akhirat, hingga karakter orang tua yang keras dan kaku kepada anaknya. 

Tapi pastinya Nusantara mengundang semua orang tua, baik yang anak-anaknya ikut program pesantren musimPanas maupun tidak, untuk ambil bagian pada program KIAP-NU ini. Saya yakin selain materi-materi yang menarik dan dibutuhkan sebagai orang tua di Amerika. Juga karena Ustadz-Ustadz yang mendampingi program Dialog interaktif ini adalah Ustadz-Ustadz muda yang berkapasitas pada bidangnya masing-masing. 

Dan karenanya sekali Nusantara mengajak semuanya untuk hadir dan mengambil partisipasi aktif. And it’s open to all….(*)

NYC Subway, 14 Juli 2021

* Presiden Nusantara Foundation

No More Posts Available.

No more pages to load.