KKN Internasional UM Beri Penyuluhan Kesehatan untuk Warga Selangor

oleh

KUALA LUMPUR|DutaIndonesia.com – Mahasiswa KKN Internasional Universitas Negeri Malang (UM) yang ditempatkan di Sanggar Bimbingan Jalan Kebun (SBJK), Negeri Selangor, Malaysia mengadakan penyuluhan “Tanaman Obat Keluarga (TOGA)” dan “Kegiatan Bebas Jentik Nyamuk” kepada siswa SBJK serta masyarakat setempat yang hadir. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 19 November 2022.

Tampak masyarakat sangat antusias dengan diadakannya penyuluhan ini yang mayoritas merupakan orang tua wali murid SBJK yang sedang bekerja di Malaysia. Acara ini turut dihadiri langsung dosen UM Bapak Dr. H. Agung Winarno, M.M yang menjabat sebagai kepala pusat sumber daya wilayah (PSDW-KKN) UM dan Ibu Yusniawati sebagai Sub-Koordinator program LP2M UM, pengelola SBJK Ustadz Rizal, Kepala SBJK Bapak Sumarno, Sekretaris SBJK Mr. Agustina, serta beberapa elemen pengurus dari Gerakan Pemuda Ansor dan Muslimat NU PCI Malaysia juga turut menghadiri acara tersebut.

Tujuan diadakannya acara penyuluhan ini untuk mengenalkan berbagai Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan pencegahan jentik nyamuk kepada siswa SBJK sebagai respon cuaca yang sudah memasuki musim penghujan. Penyuluhan TOGA diambil dari beberapa sampel tanaman obat seperti jahe, jeruk nipis, kunyit, kayu manis, serai, dan seledri. Siswa juga diberi pemahaman tentang pencegahan kembang biak nyamuk, misalnya dengan menanam tanaman serai di pekarangan rumah untuk mengurangi habitat nyamuk terutama nyamuk berbahaya Aedes Aegypti dan Anopheles.

Penyuluhan TOGA dan kegiatan bebas jentik nyamuk ini sangat berhubungan satu sama lain, sehingga diharapkan siswa dapat mengerti dalam mencegah penularan penyakit akibat gigitan nyamuk serta antisipasi bahaya tersebut menggunakan alternatif obat alami melalui pengenalan TOGA. Penyuluhan kesehatan ini sekaligus sebagai acara penutupan dan pelepasan mahasiswa KKNI UM yang mengabdi kepada masyarakat di negara Malaysia yang dilaksanakan selama 1 bulan. (fal)

No More Posts Available.

No more pages to load.