Lupa Do’akan Orang Tua, Terputus Kelancaran Rezeki

oleh

SURABAYA| DutaIndonesia.com – “Bila diantara kamu merasakan kesulitan untuk mencari dan mendapatkan rezeki. Padahal ilmu yang dimiliki cukup tinggi, jabatan lumayan, relasi banyak. Maka kalian perlu introspeksi diri, salah satunya yang utama, sudahkah setiap hari mendo’akan kedua orang tua. Baik yang masih hidup atau yang sudah meninggal ?

Hal ini diingatkan oleh Prof DR KH Asep Saifuddin Chalim MA, Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah, pada para santrinya saat pengajian kitab kuning, Senin (24 November 2025) di Pondok Siwalan Kerto, Wonocolo, Surabaya.

Kemudian Kiai Asep mensitir sebuah hadis, yang diriwayatkan oleh Al-Hakim dan Ad-Dailami.

“Apabila hamba itu meninggalkan berdo’a untuk orang tuanya, niscaya terputuslah rezeki (Allah) daripadanya.”

“Jadi anak-anak, sehabis sholat dan waktu-waktu mustajabah, jangan lupa selalu mendo’akan kedua orang tua. Agar keberkahan selalu menyertaimu,” kata Kiai Asep.

Yang dimaksud orang tua, adalah orang tua kandung, orang tua angkat dan termasuk juga Bapak-Ibu mertua.
Doa kepada orang tua hendaknya dilakukan kapan saja, tetapi waktu yang paling utama adalah setelah salat, di sepertiga malam terakhir, saat sujud, atau setelah membaca Al-Qur’an.

Selain itu, doa untuk orang tua juga dapat dipanjatkan saat berziarah ke makam mereka atau setelah shalat jenazah (jika mereka sudah meninggal).

“Ingat ridhallahi fi ridha walidain wa sukhtullah fi shukhtil walidain,” kata Kiai Asep menjelaskan.

Artinya: “Ridho Allah SWT bergantung dari ridho kedua orang tua, dan kemurkaan Allah SWT bergantung dari kemurkaan orang tua,” (HR. Tirmidzi, Ibnu Hibban, Hakim)

Selain itu, mendo’akan orang tua itu termasuk bentuk amal seorang anak berbaksti kepada orang tua. “Nah bakti kepada orang tua dan ridho Allah tergantung pada ridhonya orang tua, tidak hanya berlaku saat mereke-mereka masih hidup. Tapi juga berlaku setelah mereka-mereka meninggal,” jelas Kiai Asep.

“Bila kalian selalu mendo’akan orang tua kalian, maka sepanjang hidupmu, insyaallah akan penuh keberkahan. Mudah dan lancar mendapatkan rezeki. Rezeki datang dari arah yang tak diduga-duga. Termasuk ketenangan bathin,” jelas Kiai Asep.

Tanda doa dikabulkan Allah SWT bisa berupa hati yang tenang dan yakin, perubahan diri menjadi lebih baik dan semangat ibadah meningkat, atau dijauhkan dari keburukan dan diberi kemudahan jalan. Terkadang, kabulnya doa juga tidak langsung terlihat, melainkan melalui pertolongan yang tidak disangka-sangka. (Moch. Nuruddin)

No More Posts Available.

No more pages to load.