Menag Gus Yaqut Batal ke Saudi, Amphuri Jatim Pasrah

oleh
Mohammad Sufyan, Ketua DPD Amphuri Jatim.
Mohammad Sufyan, Ketua DPD Amphuri Jatim.

Jamaah Bingung

Kabar simpang siur terkait umrah membuat calon jamaah bingung. Mereka banyak bertanya kepada PPUI kapan berangkat ke Tanah Suci. Bukan hanya calon jamaah umrah tapi juga calon jamaah haji.

“Selain itu pastinya ada sebagian yang mengambil dananya kembali dan itu jamaah harus sesuai prosedur dari masing-masing travel karena teman-teman travel pastinya banyak juga yang dananya masih ada di deposit tiket pesawat, hotel, bus, dan lain-lain. Kami kerepotan juga soal ini,” katanya.

Sementara isu berangkat umrah via negara lain, kata dia, baru sebatas isu sebab kemungkinannya sangat kecil. “Kalau umrah melalui negara lain sepertinya tidak bisa karena yang dipakai kan tetap paspor Indonesia kecuali apabila ada yang punya 2 kewarganegaraan kemungkinan bisa,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPP AMPHURI) Firman M. Nur saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Membedah Pelaksanaan Umrah di Masa Pandemi yang diadakan oleh Kantor Staf Khusus Wakil Presiden RI di Jakarta, Kamis (21/10/2021), menyerahkan rekomendasi hasil Mukernas kepada Pemerintah.

“Alhamdulillah, aspirasi kita para penyelenggara perjalanan ibadah umrah diakomodir oleh staf khusus Wakil Presiden dengan menggelar FGD untuk mencari solusi formulasi agar ekosistem haji dan umrah kembali bangkit,” kata Ketum Firman M Nur yang didampingi Sekjen Farid Aljawi di Jakarta kemarin.

Dalam kesempatan itu, DPP AMPHURI juga menyerahkan rekomendasi hasil Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) 2021 yang baru saja selesai pada Rabu, (20/10/2021) di Kampung Maghfirah Bogor. “Rekomendasi yang kami sampaikan merupakan aspirasi penyelenggara perjalanan ibadah umrah yang tentunya ini sejalan dengan apa yang dibahas pada kesempatan ini,” kata Firman.

No More Posts Available.

No more pages to load.