Oh ya bagaimana anggota PCIM Jepang? Apa semua mahasiswa? Apa saja bidang -bidang yang mereka geluti, hingga sampai negeri Sakura?
Para pengurus PCIM mempunyai latar belakang yang berbeda-beda, seperti Pekerja, Peneliti, Mahasiswa, Wirausahawan, dan Pemagang. Selain itu banyak yang menetap secara permanen dan menikah dengan warga asli Jepang.
Bidang yang mereka geluti juga bervariasi, mulai dari professional di perusahaan teknologi, perawat dan care giver, penyalur pemagang, bisnis tour/travel, bisnis produk halal, pegawai pabrik, petani, sampai bidang khusus yang mengikuti pendidikan di kampus masing-masing, baik sains teknik atau bidang sosial humaniora.

Mas Ridwan sendiri mengambil jurusan biomedical electronic & bioinformatics, bisa dijelaskan apa ini? Mengapa njenengan mengambil jurusan ini di Chiba University?
Saya termasuk di Departement of Mechanical Engineering, Chiba University, dengan topik sekitar penelitian biomedical electronic/instrumentation & bioinformatics, mengikuti latar belakang studi S1 dan S2 saya di Departemen Electrical Engineering.
Penelitian biomedical electronic/instrumentation adalah penelitian interdisipliner yang melibatkan setidaknya bidang informatika, elektronik, fisika, biologi, kimia, dan medis.
Chiba University mempunyai Profesor dan laboratorium yang sejalan dengan bidang penelitian saya dalam hal pengembangan teknologi biomedis. Selain itu, ilmu biomedis akan sangat berkembang pesat di masa depan.
Selama kuliah di Chiba University, saya berfokus pada penelitian visualisasi properti elektris dari fenomena kinerja lambung manusia. Saya berharap penelitian ini dapat berguna dan bermanfaat nyata untuk kelangsungan hidup manusia di belahan bumi mana saja.
Bagaimana terapan ilmu tersebut? Khususnya bila diaplikasikan di Indonesia? Apa bidang ini masih langka di Tanah Air?
Penelitian Biomedis di Indonesia kemungkinan sudah mulai berkembang tahun 2000-an. Aplikasi teknologi biomedis yang diterapkan oleh para akademisi dan pelaku industri medis di Indonesia, masih terbatas pada ruang tertentu seperti laboratorium dan fasilitas medis, dan belum menjangkau masyarakat secara luas. Namun demikian, ilmu ini tidak bisa dikatakan langka karena pengembangan riset telah berkembang pesat dan fasilitas kesehatan pun banyak yang sudah menggunakan teknologi terkini.
Aplikasi ilmu biomedis tentu akan berkaitan dengan banyak hal, seperti database informasi pasien, industri farmasi, perilaku hidup sehat, manajemen kesehatan, sampai dengan efisiensi penggunaan energi di fasilitas kesehatan. Penelitian yang saya lakukan hanya sebagian kecil dari ranah biomedis itu sendiri, sehingga perlu ada para peneliti dan para ahli yang dapat melanjutkan dan mengembangkan riset ini, agar warga Indonesia dapat berperan dalam kemajuan IPTEK secara global, menjalin relasi dan kerjasama untuk kebermanfaatan masyarakat secara luas.













