Covid-19 Melandai di India, Kampus Pun Buka: Biaya Kuliah Murah, tapi untuk Mahasiswa Asing Naik Drastis

oleh
Agoes Aufia di depan asrama mahasiswa JNU.

Apa yang bisa dipelajari dari India soal kampus ini?

Namun, selain kualitas, pelajaran bagus yang bisa diambil dari kampus negeri di India yaitu biaya yang murah. Dengan subsidi dari pemerintah, kampus sekelas JNU biaya per semesternya baik untuk S1,S2,S3 (bagi mahasiswa lokal bukan luar negeri) yaitu sekitar Rp 30 ribu. 

Dengan sistem asrama, sebenarnya memudahkan mahasiswa mendapatkan hunian yang bagus, kondusif belajar dan terjangkau. 

Dengan fasilitas sekamar berdua, listrik, WiFi, air & keamanan, biayanya yaitu sekitar Rs 300 ribu per-semester (per-enam bulan).  Adapun makan 3 kali sehari selama sebulan dibayar bulanan sekitar Rp 500 ribu. Sehingga waktu itu saya dikirim bulanan oleh orangtua (tahun 2013) yaitu Rp 1 juta masih bisa untuk biaya hidup walau pas-pasan.

Adapun biaya kuliah saya saat ini yaitu USD 100 per semester atau setara sekitar Rp 1,4 juta. Hanya saja biaya kuliah untuk mahasiswa asing baru saat ini naik drastis yaitu menjadi USD 1200 atau hampir Rp 20 juta per-semester. 

India memang memiliki tradisi akademis yang sangat baik. Tak heran karena negara ini mewarisinya dari Inggris yang pernah menjajah negeri itu selama sekitar 200 tahun. 

Bersama sesama rekan mahasiswa di asrama.

Hingga saat ini siapapun yang memimpin roda pemerintahan di India akan memberikan subsidi dana pendidikan yang sangat besar ke kampus-kampus di sana. Di India itu kualitas pendidikannya sama dengan standar Eropa (Inggris) tapi biayanya super murah. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.