Terus Dikawal
Padahal Heni sudah diterima bekerja di salah satu majikan di daerah bekas koloni Inggris tersebut.
“Menjadi PMI di Hongkong selama ini menjadi ladang mencari nafkah bagi keluarganya, tapi karena kondisinya yang harus istirahat total, Ibu Heni harus pulang agar kesehatan matanya bisa kembali normal,” kata Imam Subali.
Garda BMI (Garda Buruh Migran Indonesia) sendiri merupakan organisasi kemasyarakatan (NGO) gabungan dari para pegiat dan organisasi yang konsen membantu Buruh Migran Indonesia (BMI) yang sekarang disebut Pekerja Migran Indonesia (PMI). Karena itu bila ada PMI menghadapi masalah, kru Garda BMI akan turun tangan bila dimintai bantuan.
Imam Subali mendapatkan informasi tentang kondisi Ibu Heni dan jadwal kepulangannya ke Indonesia dari Ibu Hj Fatimah, Ketua Muslimat NU di Hongkong. Selanjutnya Garda BMI langsung melakukan koordinasi dengan pihak BP2MI sebagai institusi negara Perlindungan PMI agar Heni mendapatkan pelayanan dan bantuan serta pendampingan yang maksimal. Dan Alhamdulillah atas bantuan semua pihak Heni akhirnya bisa dikawal sampai kembali ke rumahnya di Banyuwangi.
“Dan kami terus monitor kondisi beliau dan terus memberikan perhatian agar beliau tidak merasa sendiri serta tetap semangat menjalani pemulihan kesehatannya,” katanya. (gas)













