Jangan Ada Gejolak
Dia juga meminta agar penggunaan fasilitas itu utamanya sumur pompa dan tandon untuk dilakukan secara merata dan adil. Jangan sampai ada jegolak akibat salah faham atau karena factor lain.
“Jangan sampai kalau sebelum adanya sumur dan tandon masyarakat tidak ada gejolak, namun setelah ada air malah ada persoalan, karena terjadi kesalahan dalam penangan dan semacamnya. Maka hal itu harus dihindari, ” harap Agus.
Sementara itu Bupati Pamekasan dalam sambutannya yang dibacakan Sekdakab Totok Hartono mengaku senang dengan telah selesainya TMMD di Pamekasan. Dia berharap adanya peningkatan kerjasama dengan TNI untuk kepentingan masyarakat secara umum.
“TMMD adalah tugas TNI yang didalamnya menjadi bagian dari upaya membantu pemerintah daerah menyelesaikan beberapa hal yang belum terselesaikan, baik fisik maupun non fisik. Kami juga berharap kegiatan TMMD ini rutin tiap tahun dilaksanakan di Pamekasan,” katanya.
Dandim 0826 Pamekasan Letkol Tejo Baskoro dalam laporannya mengungkapkan sasaran TMMD ada dua yakni sasaran fisik dan non fisik. Sasaran fisik diantaranya meliputi kegiatan pavingisasi jalan sepanjang 450 m x 2,5 m di Dusun Pompongan dan berhasil 100 persen.
Lalu pembuatan 5 unit sumur bor dan 5 unit tandon air dengan hasil mencapai `100 persen. Dan rehab rumah tidak layak huni 10 unit dengan hasil juga mencapai 100 persen. Selain itu ada sasaran tambahan yakni pembangunan Pos Kamling dan pemasanan paving di halaman masjid Dusun Pompongan sepanjang 21 meter. (mas)












